Lion Air Tambah 6 Extra Flight dari Batam

Pratiwi - Rabu, 25 Februari 2026 13:29 WIB
null

(sijori.id) - Permintaan tiket pesawat dari Batam meningkat signifikan menjelang Hari Raya Idulfitri. Lonjakan terjadi terutama pada rute-rute tujuan Pulau Jawa dan Sumatra yang menjadi jalur utama arus mudik.

Merespons tingginya minat masyarakat, Lion Air Group menambah enam penerbangan tambahan (extra flight) dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam menuju sejumlah kota tujuan.

Area Manager Lion Air Group Wilayah Kepulauan Riau, Amar Fernando, mengatakan tambahan penerbangan difokuskan pada rute dengan tingkat permintaan tinggi seperti Jakarta, Padang, Palembang, Yogyakarta, Semarang, dan Lampung.

“Total sementara kita tambah enam extra flight. Untuk Jakarta dan Padang kita tambah jumlah penerbangannya, sedangkan Semarang dan Lampung kita tambah frekuensi penerbangan,” ujar Amar, Selasa (24/2).

Load Factor Capai 60 Persen

Menurut Amar, tingkat keterisian kursi atau load factor untuk rute Palembang dan Padang telah mencapai sekitar 60 persen menjelang Lebaran. Dalam industri penerbangan, load factor menjadi indikator utama untuk mengukur tingkat okupansi penumpang dalam satu penerbangan.

Ia memperkirakan puncak arus mudik dari Batam akan terjadi pada H-2 dan H-1 Lebaran. Pada periode tersebut, ketersediaan kursi dilaporkan sudah mendekati penuh.

“Lebih kurang segitu, pantauan saya kemarin (Senin, red), itu H-2 dan H-1, mungkin hari ini bisa berubah,” katanya.

Secara umum, tren peningkatan penumpang menjelang Lebaran merupakan pola tahunan. Maskapai biasanya mengajukan penambahan slot penerbangan kepada otoritas bandara dan regulator untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

Harga Ikuti Ketentuan Pemerintah

Terkait harga tiket, Amar memastikan Lion Air Group tidak menjual tiket melebihi batas tarif tertinggi (TBA) yang telah ditetapkan pemerintah melalui regulasi Kementerian Perhubungan.

“Tidak mungkin kami menjual di atas batas tarif atas. Penyesuaian harga tetap mengikuti ketentuan yang berlaku dan ketersediaan seat,” ujarnya.

Dalam sistem penjualan tiket berbasis ketersediaan kursi, harga dapat berubah mengikuti dinamika permintaan. Semakin tinggi tingkat keterisian, tarif cenderung menyesuaikan dalam rentang yang diizinkan regulator.

Dengan tambahan penerbangan ini, maskapai berharap dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat Batam yang hendak pulang kampung sekaligus menjaga kelancaran arus mudik udara menjelang Idulfitri. (*)

RELATED NEWS