McDermott Resmikan Gedung Cakrawala dan Nusantara di Batam

Pratiwi - Jumat, 29 Mei 2026 18:06 WIB
Peresmian Gedung Cakrawala dan Nusantara, Kamis (28/5/2026) dihadiri Menteri BPN/Bappenas Rachmat Pambudy, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura serta jajaran PT McDermott Indonesia. (Rudi/BIRO ADPIM KEPRI)

BATAM (sijori.id) - Gedung Cakrawala dan Gedung Nusantara yang dikembangkan PT McDermott Indonesia di Kota Batam resmi diresmikan pada Kamis (28/5/2026). Kedua fasilitas tersebut akan mendukung proyek Tennet 2GW High Voltage Direct Current (HVDC), yakni proyek konversi energi angin menjadi energi listrik pertama di Indonesia.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, yang turut didampingi Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad.

Gedung Cakrawala dilengkapi fasilitas perakitan blok dengan sistem pengendali iklim, sementara Gedung Nusantara memiliki fasilitas blasting dan painting. Kedua proyek tersebut memiliki nilai investasi sekitar USD 240 juta atau setara Rp4 triliun.

Proyek ini menjadi bagian dari penguatan industri energi berkelanjutan yang ditargetkan mampu bersaing di tingkat global, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai pusat industri fabrikasi dan energi di Indonesia.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyebutkan bahwa pengembangan fasilitas ini merupakan tonggak penting bagi industri maritim dan energi di kawasan tersebut.

“Kita sangat bangga menyaksikan tonggak sejarah baru melalui peresmian Gedung Cakrawala dan Nusantara ini,” ujar Ansar.

Ia menambahkan, McDermott telah beroperasi sejak dekade 1970-an dan berkembang dari lahan awal seluas 8 hektare menjadi kawasan industri fabrikasi lepas pantai seluas 110 hektare. Selama lebih dari 50 tahun, perusahaan ini menjadi salah satu pelopor industri manufaktur maritim di Asia Tenggara.

Menurut Ansar, proyek ini juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan, termasuk penyerapan sekitar 7.000 tenaga kerja lokal dalam proses konstruksi serta keterlibatan 100 persen insinyur muda lokal dalam perencanaan struktur.

Ia memperkirakan, keberadaan fasilitas ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau hingga 7,04 persen pada Triwulan I-2026 (year on year), sekaligus memperkuat posisi Kepri di tingkat nasional.

“Hal ini juga berdampak pada capaian investasi Kepri yang ditargetkan mencapai Rp64,67 triliun pada tahun 2025,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyampaikan apresiasinya terhadap pengembangan proyek energi terbarukan tersebut. Ia menilai kerja sama PT McDermott Indonesia dengan mitra internasional, termasuk Jerman melalui proyek Tennet 2GW HVDC, menjadi langkah penting dalam transformasi energi nasional.

“Di tengah tantangan ekonomi global dan dinamika industri energi dunia, pengembangan proyek ini memberikan manfaat besar bagi ekonomi dan investasi, tidak hanya untuk Batam tetapi juga Indonesia secara umum,” ujarnya.

Acara peresmian juga dihadiri Staf Khusus Presiden Ahmad Aditya, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, jajaran BP Batam, PLN Batam, KSOP Batam, serta manajemen PT McDermott Indonesia. Kegiatan ditutup dengan seremoni pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Menteri Bappenas. (*)

Editor: Pratiwi

RELATED NEWS