Melalui kitabisa.com, Agil, Penderita TBC Tulang, Menerima Bantuan

Pratiwi - Jumat, 17 Desember 2021 08:46 WIB
Alfatih Timur, CEO kitabisa.com menyerahkan bantuan masyarakat kepada Agil.

BOGOR (sijori.id) - M. Agil Agisna, 8 tahun, dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, Kabupaten Bogor. Ia sedang menjalani perawatan karena mengidap tuberkulosis (TBC) tulang belakang dan paru.

Menteri Sosial Tri Rismaharini mendengar kisah Agil lalu menyempatkan diri menemuinya di RSUD Ciawi, Kamis (16/12/2021)

"Agil cepat sembuh ya. Terus bersemangat agar jadi jenderal. Katanya mau jadi jenderal. Ya?" Mensos memberi semangat.

Agil adalah bocah yatim piatu warga Desa Sukajaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

Proses perawatan kesehatan Agil sempat tersendat karena orang tuanya meninggal dunia. Layanan kesehatan melalui BPJS tidak bisa berlanjut karena menunggak.

Kini ia hanya tinggal bersama sanak saudaranya. Atas inisiatif perangkat desa setempat dan para dermawan, perawatan Agil bisa berlanjut. Perawatan bocah ini selanjutnya dilakukan di RSUD Ciawi sampai dengan saat ini.

Mensos hadir didampingi Direktur Utama RSUD Ciawi Dr. M. Tsani Musyafa, Staf Khusus Menteri, dan CEO kitabisa.com, Alfatih Timur.

Kepada Agil Mensos berdoa agar segera sembuh. “Cepat sehat ya, harus minum obat secara rutin nanti biar bisa sehat kembali. Semangat ya Agil, gapapa kan? Minum obat kan gapapa kan? Setiap hari. Makan yang banyak biar sehat yang kuat.”

"Agil, ibu punya sedikit makanan (ringan). Kamu mau nggak? Ibu lupa gak bawa mainan. Nanti tak susulin ya. Agil ingin apa?" ucap Mensos.

Saat ini Agil bersekolah secara daring. Mensos ingin memberikan gawai untuk perangkat Agil bersekolah.

Kondisi Agil mendapat perhatian luas. Platform penggalang dana dan berdonasi secara online ( platform donation-based crowdfunding ) kitabisa.com membuka donasi masyarakat untuk membantu Agil.

"Kami hanya penyambung ribuan orang di luar sana yang ikut mendoakan. Semoga ini bisa membantu untuk pengobatan yang dibutuhkan," kata Alfatih Timur.

Kepada perwakilan keluarga, yakni bibinya, Nurhasanah, Alfatih menyerahkan plakat bantuan kepada Agil dan orangtuanya senilai Rp94.544.830.

Keluarga merasa gembira dengan hadirnya tim dari Kemensos melalui Tim Respon kasus dari Balai Galih Pakuan Bogor. Keluarga berharap agar dapat dibantu proses migrasi pengalihan dari BPJS mandiri menjadi Penerima Bantuan Iuran PBI-JKN.

Berdasarkan hasil asesmen, tim respon kasus Balai Galih Pakuan Bogor melakukaan tindakan dan memberikan bantuan kebutuhan dasar berupa paket nutrisi yang berisi; Sabun cair, minyak telon, minyak kayu putih, tisu basah dan kering, dan roti.

Berkoordinasi dengan Pendamping Rehsos Kecamatan Sukajaya dan Dinas Sosial Kabupaten Bogor untuk keperluan migrasi pengalihan dari BPJS mandiri menjadi Penerima Bantuan Iuran PBI-JKN dan membantu menyelesaikan tunggakan iuran BJS sebesar Rp. 2 juta.

Kasus Agil menunjukkan masih kuatnya semangat kesetiakawanan sosial di tengah-tengah masyarakat. Masyarakat tanpa memandang status sosial bahu membahu meringankan beban Agil baik dari sekitar tempat tinggal maupun dari lingkungan lebih luas melalui platform kitabisa.com. (*)

Bagikan

RELATED NEWS