Mengenal Garry Wang
WASHINGTON (sijori.id) - Garry Wang menjadi salah satu nama yang didakwa sebagai tersangka selain Caroline Ellison dan Sam Bankman-Friedp terkait bangkrutnya bursa saham kripto FTX.
Meski namanya sering disebut sebagai salah satu orang yang berperan penting dalam menjalankan bisnis Cryptocurrency, keberadaan Wang terasa misterius lantaran selama ini FTX sering berada di bawah bayang-bayang Sam Bankman-Fried. Tentunya, ia juga ikut bertanggung jawab pada naik turunnya FTX.
Mengutip Insider Jumat, 23 Desember 2022, sepanjang waktunya berada di FTX, Wang lebih sering menghadiri pertemuan secara daring yang terbatas dan menjauhi wawancara media. Ia menyerahkan pusat perhatian kepada salah satu pendirinya, Sam Bankman-Fried.
Wang diketahui menjabat sebagai chief technology officer di FTX hingga bursa runtuh pada pertengahan November. Dia juga merupakan pemegang saham terbesar FTX kedua setelah Sam Bankman-Fried.
Wang dan Bankman-Fried dikabarkan bertemu untuk pertama kalinya di kamp matematika saat keduanya duduk di bangku SMA. Sesepuh FTX masa depan juga diketahui sebagai teman sekamar Bankman-Fried semasa kuliah di MIT .
Hingga FTX didirikan mereka diketahui tinggal bersama di sebuah rumah Bahama yang merupakan rumah bagi beberapa karyawan FTX lainnya.
Setelah lulus dari MIT dengan gelar di bidang matematika dan ilmu komputer, Wang bekerja di Google. Dia adalah seorang insinyur yang berjasa di perusahaan dengan membangun sistem untuk menggabungkan harga di jutaan penerbangan.
Wang kemudian menjadi chief technology officer di FTX. Ia memantapkan dirinya sebagai anggota kunci dari lingkaran dalam kerajaan crypto. alhasil, Wang dan duduk di ring atas bersama eksekutif lainnya di FTX seperti Bankman-Fried, Caroline Ellison, yang sebelumnya adalah CEO Alameda, dan Nishad Singh, mantan direktur teknik FTX.
Mantan direktur teknik FTX, Nishad Singh, menggambarkan Wang sebagai orang yang brilian yang melampaui segalanya. Namun, di FTX, Wang adalah sosok yang agak tertutup, per laporan. Gambar profil eksekutif tidak menunjukkan wajahnya ketika muncul di sistem perusahaan.
Wang adalah salah satu dari sedikit karyawan yang bekerja dari rumah, dan suka lebih suka berinteraksi dengan pengkodean.
"Gary selalu menurut saya sebagai seseorang yang seperti, katakan saja apa yang harus saya lakukan dan tinggalkan saya sendiri," kata seorang sumber anonim seperti dikutip TrenAsia dari Insider.
Meski digambarkan sebagai orang tertutup, Wang rupanya cukup bekerjasama dengan Jaksa dalam penyelidikan kasus FTX.
Pada hari Rabu, pengacara AS untuk Distrik Selatan New York mengumumkan bahwa baik Wang dan Ellison mengaku bersalah karena melakukan penipuan.
"Gary telah menerima tanggung jawab atas tindakannya dan menganggap serius kewajibannya sebagai saksi yang bekerja sama," kata pengacara Wang, Ilan Graff.
Wang dan Ellison didakwa dengan skema multiyears untuk menipu investor ekuitas di FTX" oleh Securities and Exchange Commission . (*)
