Menikmati Roti Jala

Pratiwi - Rabu, 23 Juni 2021 21:29 WIB
Roti Jala undefined

BATAM (sijori.id) - Foto diatas ialah tampilan roti jalan. Ini kudapan khas Melayu.

Disebut jala sebab ia lembaran dimana berlubang, mirip jalan ikan.

Di Batam roti ini khas juga. Pada acara resepsi kerap muncul dia.

Namun, bila kangen, bisa kok makan setiap saat, sebab ia dijual di pasar-pasar.

Meski disebut roti ia tak lah kering. Roti jalan boleh dibilang basah, tentu saja tidak berair ya. Lembab aja gitu.

Ia pas dimakan dengan kuah kari. Bisa kari ayam atau kari kambing.

Di pasaran sih biasanya kari ayam.

Tengok saja foto diatas. Melihatnya membuat lidah ingin bergoyang.

Bahan dasarnya sih tepung terigu ya.

Kebayang kan saat tepung terigu diolah sedemikian rupa lalu dikudap saat lembab gitu... empuk mengenyangkan. Ditambah kuah kari, gurihnya membuat lupa roti jalanya telah habis....

Untuk sarapan roti ini pas, tidak kenyang. Cukuplah ...

Bila main ke Batam bolehlah coba ya...

Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pernah mencatat rekor pembuatan roti jala sepanjang 73 meter di Batam.

Kegiatan ditaja oleh Badan Pengusahaan Batam, Sabtu, 25 Agustus 2018, lalu.

Pemecahan rekor roti jala terpanjang tersebut merupakan bagian dari peringatan HUT ke 73 RI.

Kala itu, Kepala BP Batam, ialah Lukita Dinarsyah Tuwo. (*)

Tags produk lokalBagikan

RELATED NEWS