Mobilitas dari dan ke Batam Meningkat, Kasus Covid Diprediksi Meningkat

Pratiwi - Rabu, 02 Februari 2022 07:52 WIB
Vaksinasi Covid-19 undefined


BATAM (sijori.id) - Kepala Dinas Kesehatan Kepri, M Bisri peningkatan mobilitas dari dan ke Kepri meningkat. Tidak hanya antar daerah tapi juga masyarakat yang melakukan perjalanan dari luar negeri.

"Akhir-akhir ini banyak yang melakukan perjalanan ke Turki (episentrum omicron). Lalu, bersentuhan mereka yang melakukan perjalanan dari Jakarta ke Batam," kata Bisri, Minggu (30/1/ 2022).

Orang-orang yang melakukan perjalanan, tidak lagi berinisiatif melakukan karantina selama 3 hari. Pejalan antar daerah, langsung berkontak dengan orang-orang sekitarnya.

"Memang ada antigen, tapi kadang tidak terbaca jika positif. Harusnya, mereka yang baru saja melakukan perjalanan antar daerah, membatasi diri untuk kontak dengan orang sekitarnya," ujar Bisri.

Sangkaan Bisri terkait perjalan antar daerah dan luar negeri, yang membawa omicron bukan tanpa bukti. Ia mengatakan beberapa kasus omicron yang ditemukan, dari orang-orang yang melakukan perjalanan.

"Ada juga orang yang berkontak dengan, orang melakukan perjalanan antar provinsi atau negara," ujarnya.

Ia mengatakan 12 masyarakat yang probable varian omicron, kondisinya masih stabil. Gejala akibat varian omicron ini, sejauh ini hanya ringan. Bisri mengatakan tidak ada masyarakat yang terpapar omicron, bergejala sedang bahkan berat.

"12 kasus probable imicron, 2 diantara ditemukan awal dari para PMI yang datang dari Malaysia. Sedangkan 10 kasus merupakan penularan lokal, yang tersebar di Batam, Karimun, Bintan, Tanjungpinang dan Natuna," ucapnya.

Bisri berharap ditengah peningkatan kasus Covid-19 di Kepri, diharapkan dapat menahan diri melakukan perjalanan antar provinsi bahkan negara. Semakin tinggi mobilitas masyarakat, maka kasus Covid-19 akan terus meningkat.

"Kurangi mobilitas. Lalu, pakai masker dan cuci tangan. Sejauh ini penggunaan masker dan mencuci tangan, menjadi cara yang ampuh mencegah penularan virus ini," tuturnya. (*)

Tags covid 19Bagikan

RELATED NEWS

‌‌‌
‌‌‌
‌‌‌