Pelatih Jepang Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo dari Piala Dunia
JEPANG (sijori.id) - Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Wataru Endo setelah keputusan kontroversial yang berujung pada pensiunnya gelandang Liverpool tersebut dari sepak bola internasional.
Endo sebelumnya harus menepi selama tiga bulan akibat menjalani operasi kaki. Fokus utamanya saat itu adalah memulihkan kondisi fisik agar dapat tampil di ajang Piala Dunia.
Meski sempat masuk dalam skuad Jepang dan ikut berangkat bersama tim, pemain berusia 33 tahun itu akhirnya dicoret sebelum turnamen dimulai. Tak lama setelah keputusan tersebut, Endo mengumumkan pensiun dari Timnas Jepang.
Dalam konferensi pers menjelang laga pembuka Grup F melawan Belanda, Moriyasu mengungkapkan bahwa keputusan mencoret Endo merupakan tanggung jawabnya.
“Secara keseluruhan, tim medis dan saya memiliki pandangan yang sama bahwa akan sulit bagi dia untuk bermain dalam kondisi 100 persen,” ujar Moriyasu kepada wartawan.
“Berdasarkan pengamatan saya selama proses rehabilitasinya, saya membuat keputusan tersebut,” lanjutnya.
Moriyasu juga menjelaskan momen saat memberi tahu Endo bahwa dirinya tidak masuk dalam daftar akhir skuad Jepang.
“Saya tidak sempat memikirkan bagaimana reaksinya ketika menyampaikan bahwa dia tidak akan menjadi bagian dari tim,” kata Moriyasu.
“Satu-satunya yang saya pikirkan saat itu adalah bahwa saya sedang menyampaikan sesuatu yang sangat menyakitkan kepada pemain ini.”
Menurut Moriyasu, Endo menerima keputusan tersebut dengan tenang.
“Saya tidak bisa mengetahui perasaan sebenarnya dari Endo. Namun dari sikap yang ditunjukkannya, dia mendengarkan dengan tenang. Kami berbicara dengan penuh ketenangan,” ujarnya.
Pelatih Jepang itu dilaporkan berbicara dengan suara bergetar dan menahan air mata saat menyampaikan penyesalannya.
“Kami tidak hanya menyakiti Endo, tetapi juga keluarganya yang sangat mencintainya, para pendukung, dan banyak pihak lainnya,” kata Moriyasu.
“Saya merasa sangat menyesal dan ingin menyampaikan permintaan maaf.”
Meski demikian, Moriyasu menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil demi kepentingan tim dan bukan karena berkurangnya rasa hormat terhadap sang pemain.
“Saya tidak pernah kehilangan rasa hormat kepada Endo. Saya selalu memperlakukan para pemain dengan penuh penghormatan,” ujarnya.
“Dalam mengambil keputusan ini, saya tidak melupakan rasa hormat kepada pemain. Saya bertindak demi kepentingan tim dan Jepang.”
Karier Internasional Berakhir Setelah 73 Penampilan
Endo mengakhiri karier internasionalnya setelah mencatatkan 73 penampilan bersama Timnas Jepang dalam rentang 11 tahun. Ia dipercaya menjadi kapten tim sejak 2023 dan terus mengenakan ban kapten hingga akhirnya dicoret dari skuad Piala Dunia.
Kini, Endo akan mengikuti perjalanan Jepang di turnamen sebagai pendukung. Setelah itu, ia diperkirakan kembali bergabung dengan Liverpool untuk menjalani persiapan pramusim.
Masa pramusim bersama Liverpool juga diperkirakan menjadi periode penting bagi masa depannya di klub. Endo saat ini memasuki tahun terakhir kontraknya dan dikabarkan tengah menjadi salah satu pemain yang berpotensi meninggalkan Anfield.
Sepanjang kariernya di Liverpool, Endo mencatat 44 penampilan dengan total 2.848 menit bermain pada musim 2023/2024 di bawah arahan Jurgen Klopp. Pada musim berikutnya, jumlah penampilannya menurun menjadi 32 laga dengan 865 menit bermain.
Sementara pada musim 2025/2026, Endo baru tampil dalam 12 pertandingan dengan total 455 menit bermain di bawah pelatih Arne Slot. (*)
