Penumpang Singapore Airlines Bisa Titip Bagasi Tanpa ke Bandara
SINGAPURA (sijori.id) – Bandara Changi memperkenalkan layanan baru bernama Off-Airport Check-In yang memungkinkan penumpang Singapore Airlines menyerahkan bagasi langsung dari hotel tanpa harus membawanya ke bandara.
Layanan yang masih berstatus uji coba (beta trial) tersebut memungkinkan bagasi tercatat diambil dari hotel, kemudian dikirim dan dimuat langsung ke penerbangan tujuan. Dengan demikian, wisatawan dapat menikmati hari terakhir mereka di Singapura tanpa harus membawa koper atau tas besar sebelum menuju bandara.
Program ini saat ini hanya tersedia bagi tamu yang menginap di tiga hotel kawasan Marina Bay, yakni The Fullerton Hotel, The Fullerton Bay Hotel, dan Marina Bay Sands.
Melalui layanan tersebut, penumpang cukup menyerahkan bagasi kepada petugas hotel pada pagi hari. Setelah itu, pihak Bandara Changi akan mengambil, menyegel, melacak, dan mengirimkan bagasi hingga masuk ke penerbangan yang dituju.
Penumpang kemudian hanya perlu datang ke Bandara Changi dengan membawa boarding pass digital untuk langsung menuju pemeriksaan imigrasi dan ruang tunggu keberangkatan.
Cara Kerja Layanan
Pemesanan Off-Airport Check-In dapat dilakukan hingga 13 hari sebelum keberangkatan melalui situs resmi Bandara Changi.
Penumpang memilih hotel tempat menginap, tanggal keberangkatan, dan nomor penerbangan yang memenuhi syarat. Layanan ini hanya berlaku untuk penerbangan Singapore Airlines yang berangkat antara pukul 17.00 hingga 07.00 keesokan harinya.
Bagasi harus diserahkan paling lambat pukul 11.00 waktu setempat pada hari keberangkatan.
Setelah bagasi diterima, penumpang dapat memantau pergerakannya melalui email, halaman pemesanan, maupun aplikasi Changi Airport hingga bagasi dimuat ke pesawat.
Syarat Penggunaan
Pada tahap awal, layanan ini memiliki sejumlah ketentuan.
Pengguna harus merupakan tamu salah satu dari tiga hotel yang ditunjuk dengan masa menginap minimal satu malam. Selain itu, penumpang wajib telah melakukan check-in online dan memiliki boarding pass digital.
Layanan ini tidak berlaku bagi penumpang yang terbang ke Amerika Serikat.
Tarif S$29 per Bagasi
Selama masa uji coba, Bandara Changi menetapkan tarif sebesar 29 dolar Singapura atau sekitar Rp370 ribu untuk setiap bagasi yang didaftarkan.
Biaya tersebut berlaku per bagasi, bukan per pemesanan.
Bagi wisatawan individu atau pasangan yang ingin menikmati hari terakhir di Singapura tanpa membawa koper, tarif tersebut dinilai cukup sebanding dengan kenyamanan yang diperoleh. Namun untuk keluarga dengan beberapa bagasi, biaya yang harus dikeluarkan menjadi jauh lebih besar.
Pernah Dicoba Sebelumnya
Meski disebut sebagai inovasi baru, konsep check-in di luar bandara sebenarnya pernah diterapkan di Singapura.
Pada 2010, Singapore Airlines dan SilkAir pernah meluncurkan layanan serupa di Marina Bay Sands melalui program Baggage Express. Saat itu penumpang dapat menyerahkan bagasi dan mendapatkan boarding pass sebelum menuju Bandara Changi.
Namun layanan tersebut tidak bertahan lama dan akhirnya dihentikan.
Bandara Changi berharap model baru berbasis hotel ini dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih praktis bagi wisatawan, sekaligus menjadi alternatif bagi penumpang yang ingin memaksimalkan waktu mereka di Singapura sebelum keberangkatan.
Apabila mendapat respons positif, layanan Off-Airport Check-In berpotensi diperluas ke lebih banyak hotel dan maskapai pada masa mendatang. (*)
