PGN Raih Penghargaan GCG 2026, Perkuat Tata Kelola dan Keamanan Digital
JAKARTA (sijori.id) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, meraih penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance (GCG) Award 2026 sebagai bentuk pengakuan atas komitmennya menerapkan tata kelola perusahaan yang baik di tengah dinamika industri energi dan perkembangan teknologi digital.
Penghargaan yang diselenggarakan Warta Ekonomi itu menempatkan PGN sebagai penerima kategori Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics in Supporting National Energy Diversification and Transition – Oil and Gas Category.
Direktur Manajemen Risiko PGN, Eri Surya Kelana, mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjalankan bisnis secara transparan, akuntabel, dan berintegritas.
"Penghargaan ini merupakan hasil konsistensi PGN dalam menjalankan roda bisnis secara berintegritas dan transparan. Di tengah tantangan geopolitik global dan perkembangan kecerdasan buatan (AI), kami terus memperkuat tata kelola perusahaan dengan tetap menjadikan prinsip GCG sebagai kompas utama," ujar Eri dalam keterangan resmi, Jumat (10/7/2026).
Perkuat Tata Kelola di Era AI
PGN menilai penerapan Good Corporate Governance (GCG) menjadi fondasi penting untuk menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ketidakpastian geopolitik, perubahan regulasi, hingga pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan.
Sebagai bagian dari transformasi digital, PGN terus mengintegrasikan teknologi AI, analitik data, dan berbagai solusi digital ke dalam proses bisnis maupun layanan pelanggan.
Di saat yang sama, perusahaan memperkuat sistem keamanan siber melalui pengembangan aspek People, Process, dan Technology, termasuk peningkatan tata kelola teknologi informasi serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Menurut Eri, penguatan keamanan digital menjadi prioritas karena digitalisasi telah diterapkan di seluruh rantai bisnis PGN, mulai dari operasi dan pemeliharaan aset, pengelolaan jaringan gas, hingga layanan pelanggan.
Pada 2026, sistem keamanan siber PGN disebut telah mencapai tingkat perlindungan optimal guna menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi perusahaan.
Dukung Transisi Energi Rendah Karbon
Selain memperkuat tata kelola, PGN juga terus menjalankan berbagai proyek strategis yang mendukung transisi energi nasional.
Program tersebut meliputi pengembangan jaringan pipa gas bumi, optimalisasi infrastruktur liquefied natural gas (LNG), hingga pengembangan bisnis biomethane sebagai bagian dari strategi memasuki era bisnis rendah karbon (low carbon business).
PGN menilai penerapan konsep Future-Ready Governance menjadi landasan agar setiap inovasi dan kegiatan operasional tetap berjalan secara transparan, akuntabel, serta bebas dari benturan kepentingan.
Eri menegaskan, penerapan GCG secara berkelanjutan menjadi modal penting bagi PGN untuk meningkatkan daya saing di tingkat global sekaligus memperkuat ketahanan perusahaan menghadapi perubahan industri energi.
"PGN berkomitmen mempertahankan standar etika bisnis tertinggi guna mendorong pertumbuhan perusahaan yang bersih, transparan, dan berintegritas dalam memberikan layanan gas bumi bagi masyarakat Indonesia," tutupnya. (*)
