PLN Batam Lakukan Pemeliharaan Rutin Pembangkit, Bisa Berdampak pada Pasokan Listrik
BATAM (sijori.id) - PT PLN Batam melakukan pemeliharaan berkala terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Energi Listrik Batam (ELB) Unit 1 Tanjung Uncang yang akan berlangsung pada 26 Mei hingga 13 Juni 2022.
Vice President Public Relation PT PLN Batam, Bukti Panggabean mengatakan, "Pemeliharaan tersebut akan berdampak pada menurunnya kapasitas pasokan listrik di sistem kelistrikan Batam-Bintan menjadi posisi siaga terutama pada saat beban puncak malam hari sebesar 17 MW dan pada beban puncak siang hari sebesar 23 MW atau sekitar 3 sampai 4 % dari daya mampu sistem kelistrikan Batam-Bintan."
Pemeliharaan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan untuk menjaga keadanalan mesin kedepannya
Bukti melanjutkan dalam upaya percepatan pelaksanaannya, PLN Batam akan mengerahkan personil tenaga teknisi yang berkompeten guna memastikan pelaksanaan pemeliharaan berjalan cepat, efektif dan memenuhi standard keselamatan ketenagalistrikan.
"Selain itu dalam upaya meminimalisir dampak adanya pemeliharaan ini, PLN Batam akan memaksimalkan pengoperasian seluruh mesin yang ada termasuk mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang biasanya hanya kita perlukan sebagai cadangan," ujar Bukti.
Bukti juga mengajak masyarakat Batam untuk dapat berpartisipasi melalui kebiasaan hemat listrik dengan mematikan peralatan listrik yang tidak diperlukan sehingga dampak pemadaman masyarakat umum dapat diminimalisir.
“Atas nama Manajemen PT PLN Batam kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan layanan yang telah kami berikan, kami juga mohon doa dan dukungannya sehingga pemeliharaan PLTG ELB Unit 1 Tanjung Uncang ini dapat berjalan dengan lancar sehingga pasokan listrik PLN Batam dapat kembali optimal melayani kebutuhan masyarakat," terangnya.
