Rahasia Panjang Umur Wanita 101 Tahun, Rutin Latih Otak

Pratiwi - Rabu, 15 Juli 2026 21:17 WIB
null

NEW YORK (sijori.id) – Memasuki usia 101 tahun, jurnalis senior Eileen Lavine masih menjalani hidup yang aktif. Meski mobilitasnya kini terbatas dan menggunakan alat bantu jalan, ia tetap bekerja sebagai editor, membaca berbagai media setiap hari, serta rutin berinteraksi dengan keluarga dan teman-temannya.

Lavine meyakini umur panjang bukan hanya soal menjaga kesehatan fisik, tetapi juga mempertahankan ketajaman pikiran, terus berkarya, dan memiliki hubungan sosial yang kuat.

Perempuan kelahiran New York, Amerika Serikat, itu membagikan sejumlah kebiasaan yang menurutnya berkontribusi menjaga kualitas hidup hingga melewati usia satu abad.

Melatih Otak Setiap Hari

Lavine mengaku tidak lagi aktif berolahraga. Namun, ia berusaha menjaga kesehatan otaknya dengan berbagai aktivitas intelektual setiap hari.

Rutinitas paginya dimulai dengan membaca surat kabar, termasuk The New York Times dan The Washington Post, kemudian melanjutkan membaca majalah, menyelesaikan teka-teki silang, hingga mengikuti perkembangan berita melalui berbagai buletin digital dan media investigasi.

Pada malam hari, ia juga gemar menonton kuis pengetahuan seperti Jeopardy! yang menurutnya menjadi cara menyenangkan untuk tetap melatih daya ingat.

Menurut Lavine, menjaga otak tetap aktif sama pentingnya dengan menjaga kesehatan tubuh.

Tetap Berkarya dan Merasa Berguna

Di usia lebih dari satu abad, Lavine masih bekerja sebagai Senior Editor di majalah Moment, sebuah publikasi yang membahas kehidupan masyarakat Yahudi.

Setiap pekan, ia mengikuti rapat virtual dan mengerjakan penyuntingan naskah untuk memastikan kualitas artikel tetap terjaga.

Lavine percaya memiliki tujuan hidup dan terus memberi kontribusi kepada orang lain membuat seseorang tetap bersemangat menjalani kehidupan.

Semangat tersebut telah ia pegang sejak muda ketika mendirikan perusahaan jasa editorial bersama sejumlah rekannya untuk membantu organisasi nirlaba, lembaga pendidikan, hingga institusi kesehatan.

Menjaga Hubungan Sosial

Selain tetap aktif bekerja, Lavine juga menilai hubungan sosial memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan mental.

Ia rutin bermain kartu bersama teman-temannya setiap pekan, menghabiskan waktu bersama anak-anaknya, serta tetap menjalin komunikasi melalui surat elektronik dengan kerabat maupun sahabat yang tinggal jauh.

Menurutnya, kesepian bukanlah bagian dari hidup karena selalu ada aktivitas dan orang-orang yang membuatnya merasa terhubung.

Karier Panjang di Dunia Jurnalistik

Lavine telah menghabiskan sebagian besar hidupnya di dunia jurnalistik.

Sejak masih menjadi mahasiswa, ia sudah mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang menjabat penuh sebagai pemimpin redaksi surat kabar kampus The Daily Cardinal di University of Wisconsin.

Setelah meraih gelar magister jurnalistik dari Columbia University, ia berkarier di berbagai media, termasuk The New York Times, sebelum akhirnya terus aktif sebagai editor hingga saat ini.

Optimisme Jadi Kunci

Lavine mengungkapkan salah satu pelajaran hidup terpenting berasal dari ibunya, yaitu selalu melihat sisi terbaik dalam setiap keadaan dan berusaha memberikan manfaat bagi orang lain.

Baginya, hidup yang panjang bukan hanya tentang bertambahnya usia, tetapi juga bagaimana seseorang terus belajar, berkarya, dan menjaga hubungan dengan lingkungan sekitar.

Kombinasi antara pikiran yang aktif, tujuan hidup yang jelas, serta kehidupan sosial yang sehat menjadi prinsip yang terus ia jalani hingga kini, bahkan setelah melewati usia 100 tahun. (*)

Tags Tips Umur PanjangBagikan

RELATED NEWS