Rawat Kulit & Rambut Sehat Berdasarkan Profile Genomic
BATAM (sijori.id) - Apakah itu?
dr. Erlina Pricilla Sitorus, Sp.DV menjelaskan, berdasarkan data Global Burden Of Desease (GBD) tahun 2013, disebutkan bahwa penyakit kulit berkontribusi sebesar 1.79% terhadap beban penyakit secara global jika diukur berdasarkan hitungan disability-adjusted life years (DALYs).
Dalam dekade terakhir Genome Wide Association Study (GWAS) tealh mengidentifikasi variasi gen (single nucleotide polymorphisme/SNP) yang berhubungan dengan suatu fenotip maupun dengan kerentanan penyakit kulit pada berbagai jenis kondisi kulit, seperti selulit, strech marks, jerawat, atopi dermatitis dan lain sebagainya.
Perkembangan teknologi terkait metode deteksi dini terus berkembang seiring ditemukannya alat-alat canggih untuk identifikasi gen. Deteksi kerentanan atau resiko individu terhadap penyakit kulit berdasarkan profil genetik bermanfaat dalam pencegahan penyakit.
Perkembangan pemeriksaan genomik memainkan peranan penting untuk memberikan prediksi munculnya suatu kondisi atau penyakit, sehingga dapat dicegah ataupun dapat ditunda, termasuk penyakit yang terkait kulit dan rambut. Prodia saat ini menyediakan berbagai layanan untuk pemeriksaan Genomik, salah satunya adalah pemeriksaan Prodia Skin and Hair Genomic (PSHG).
PSHG merupakan pemeriksaan genomik yang dapat mengidentifikasi kondisi dan tendensi kesehatan kulit serta rambut.
Pemeriksaan ini terdiri dari 3 chapter, 6 grup, dan 33 trait yang berkaitan dengan kondisi kulit dan rambut serta kecukupan nutrisionalnya.
Chapter pertama adalah SKIN yang terdiri dari 4 grup yaitu
- Skin Profile
- Skin and Aging
- Skin Sensitivity
- Skin Disease and Allergy.
Chapter kedua adalah HAIR yang terdiri dari grup Hair Growth and Strenght.
Chapter ketiga adalah SKIN & HAIR yang terdiri dari grup Skin & Hair Nutritional Needs. Pemeriksaan ini juga dilengkapi dengan 3 jenis rekomendasi yaitu
- Diet Recommendation
- Lifestyle Recommendation
- Treatment Rcommendation.
Teknologi yang digunakan adalah teknologi Microarray dengan kelebihan metode yang bersifat High Throughput,proses cepat dan kualitas data yang terpercaya. Tujuan melakukan Skrining Prenatal lebih awal menjadi lebih baik karena memberikan informasi yang lebih awal, selanjutnya hal ini dapat mereduksi tindakan invasif yang tidak diperlukan serta mampu mempersiapkan langkah terbaik selanjutnya.
Oleh sebab itu perlu adanya edukasi yang luas mengenai bagaimana menciptakan kesehatan pribadi khususnya dan masyarakat pada umumnya. Laboratorium Klinik Prodia, sebagai Center of Excellence, menjadikan informasi ilmiah sebagai keunggulan kompetitif yang akan selalu diberikan kepada para pelanggan, tidak hanya dokter tetapi juga masyarakat umum.
Oleh karena itu sebagai Laboratorium Klinik yang menjadi Partner bagi para klinisi, Prodia menyelenggarakan seminar kesehatan terkait dengan pemeriksaan genomic yang diperuntukan bagi masyarakat umum yang ingin mengetahui tentang pengelolaan diet dan Lifestyle yang bersifat individual/personalized berbasis profil genetiknya dan pada akhirnya pengetahuan tersebut dapat membantu konsultasi dengan dokter yang tepat.
Seminar bertempat di Hotel Planet Holiday Galaxy Ball pada 13 Mei 2023. (*)
