Rp 65 Juta untuk Batam

Pratiwi - Sabtu, 06 Februari 2021 19:29 WIB
Cukai Rokok undefined

BATAM (sijori.id) - Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) yang diterima Pemerintah Kota Batam pada tahun ini, Rp 65 juta.

Tahun 2019 mendapat Rp 182 juta. Turun.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi BC Batam, M Rizki Baidillah mengatakan masih melakukan koordinasi dengan Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) terkait penurunan pembagian dana tersebut. Padahal, pada tahun ini, kontribusi cukai BC Batam mencapai Rp 15,8 miliar.

”Ini yang akan kami tanyakan kembali ke Ditjen Perimbangan Keuangan. Padahal kontribusi cukai kita besar, tetapi dananya sedikit dan menurun,” kata Rizki, Rabu (3/2/2021) siang.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 7/PMK.07/2020 tentang penggunaan, pemantayan dan evaluasi DBH CHT, terdapat tiga bidang yang didanai. Yaitu kesejahteraan masyarakat dengan alokasi dana 50 persen, penegakan hukum 25 persen, serta kesehatan dengan alokasi dana 25 persen.

Untuk kesejahteraan masyarakat, dibagi ke pelatihan peningkatan kualitas tembakau, penanganan panen dan pasca panen, dan dukungan sarana dan prasarana usaha tani tembakau.

”Bisa dengan bantuan keterampilan kerja atau modal usaha kepada buruh tani, atau buruh pabrik rokok,” katanya.

Sedangkan alokasi penegakan hukum, yaitu dengan melakukan sosialisasi ketentuan di bidang cukai dan pemberantasan BKC illegal. Dengan dukungan Pemerintah, diharapkan diselenggarakan sosialisasi ketentuan di bidang cukai dan pengumpulan informasi tentang peredaran rokok ilegal

”Dan secara bersama-sama melaksanakan operasi pasar bersama dalam pemberantasan peredaran rokok ilegal,” ungkapnya.

Sementara di bidang kesehatan, dana ini bisa digunakan dengan penanganan pandemi Covid-19, penggunaan sarana dan prasarana kesehatan, serta pembayaran iuran jaminan kesehatan penduduk yang didaftarkan oleh pemerintah.

”Bisa juga nanti di bidang pendidikan. Seperti kebutuhan sekolah atau lainnya,” tutupnya.(bpos)

Bagikan

RELATED NEWS