RSBP Batam Kaji Layanan Hiperbarik di RSAL Midiyato Suratani
BATAM (sijori.id) — Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) mempelajari pengelolaan layanan hiperbarik melalui kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Riau. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat layanan kesehatan strategis sekaligus membuka ruang pertukaran gagasan antarinstitusi di wilayah kepulauan.
Kunjungan dipimpin Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, didampingi Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan dr. Muhammad Yanto, bersama jajaran, Jumat (23/1/2026).
Agenda diawali dengan kunjungan ke RSAL Dr. Midiyato Suratani. Rombongan RSBP Batam disambut Kepala Rumah Sakit Angkatan Laut, Kolonel Laut (K) dr. Widya Wirawan, beserta jajaran.
Dalam kunjungan tersebut, RSBP Batam melakukan kaji banding awal terkait pengelolaan layanan hiperbarik. Pembahasan meliputi kesiapan sumber daya manusia, aspek keselamatan operasional, serta tata kelola layanan dalam mendukung kedokteran kelautan.
Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, mengatakan kaji banding ini merupakan tahap awal pembelajaran dalam pengembangan layanan hiperbarik di RSBP Batam.
“Batam sebagai kawasan maritim dan industri membutuhkan layanan kesehatan yang adaptif dan mengutamakan keselamatan. Karena itu, pembelajaran dari rumah sakit yang telah berpengalaman menjadi penting sebagai bahan kajian,” ujarnya.
Diskusi juga membahas karakteristik layanan RSAL Dr. Midiyato Suratani sebagai rumah sakit TNI AL tipe B berstatus Badan Layanan Umum (BLU), serta relevansinya dengan kondisi RSBP Batam yang saat ini mayoritas melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS Kesehatan).
Kegiatan ini sejalan dengan arahan pimpinan BP Batam, khususnya Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait, yang menekankan peningkatan mutu layanan dan penguatan orientasi pelayanan kepada masyarakat di RSBP Batam.
Selain ke RSAL, jajaran RSBP Batam juga melakukan silaturahmi dan diskusi singkat dengan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan. Kunjungan tersebut diterima Kepala Bidang Pemasaran BP Bintan Rahut T. Hutajulu di kawasan Dompak, Tanjungpinang.
“Kami berharap rangkaian kunjungan ini dapat memperkaya perspektif pengembangan layanan kesehatan serta memperkuat jejaring dan sinergi antarinstitusi di Kepulauan Riau, dengan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat dan peningkatan mutu pelayanan,” kata dr. Tanto. (*)
