Sinar Mas Land MoU dengan G42

Pratiwi - Minggu, 07 November 2021 20:22 WIB
Logo Sinarmas Land di kawasan Thamrin, Jakarta. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA (sijori.id) – Sinar Mas Land menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Group 42 atau G42, untuk berkolaborasi dalam mentransformasikan BSD City menjadi smart city di Indonesia.

G42 adalah sebuah perusahaan Artificial Intelligence (AI) dan Cloud Computing asal Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan di Dubai pada Senin, 1 November 2021 oleh Group CEO Sinar Mas Land Michael Widjaja dan Group CEO G42 Peng Xiao. Demikian seperti dilansir oleh TrenAsia.com

Melalui kemitraan ini, Sinar Mas Land juga akan mengimplementasikan platform smart campus berbasis AI di BSD City. Di masa mendatang, BSD City akan dijadikan benchmark untuk pengembangan smart city di ibu kota negara baru yang berada di Kalimantan Timur.

Kedua perusahaan juga akan mengembangkan layanan dan aplikasi dengan menerapkan praktik terbaik dalam pemantauan keamanan, akses gedung, pembayaran, perdagangan, pendidikan, periklanan, dan kesehatan.

Michael Widjaja mengatakan BSD City adalah proyek ambisius Sinar Mas Land dengan peluang pertumbuhan yang besar, terutama eksplorasi pengembangan masyarakat digital yang menjadi salah satu prioritas pihaknya saat ini.

“Oleh karena itu, kami antusias terhadap kerja sama yang dilakukan dengan G42. Kedua perusahaan memiliki visi bersama yaitu menjadi solusi industri untuk tantangan masa kini dalam menciptakan kota pintar yang lebih mudah diakses dan layak huni,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip, Minggu, 7 November 2021.

Sementara itu, Peng Xiao mengatakan G42 akan menggunakan keahlian di bidang AI dan Cloud Computing untuk Sinar Mas Land dalam membuat keputusan, efisiensi serta mendorong inovasi guna mengubah BSD City menjadi smart city di masa depan.

“Kami senang dapat bermitra dengan Sinar Mas Land, sebuah perusahaan properti kelas dunia,” ujarnya.

G42 mengembangkan solusi industri berbasis kecerdasan buatan di berbagai sektor bisnis seperti smart city, kesehatan, geospasial, penerbangan, energi dan layanan keuangan serta menjadi salah satu perusahaan terdepan dalam transformasi digital di wilayah Uni Emirat Arab (UEA) dan Timur Tengah. (*)

Bagikan

RELATED NEWS