Singapura Perkenalkan Referensi Digital Destinasi Wisata Pilihan untuk Orang Indonesia
BATAM (sijori.id) – Singapore Tourism Board (STB) berkolaborasi dengan SGB (Singapore Guidebook), sebuah platform digital yang dapat menjadi salah satu sumber referensi destinasi wisata Singapura untuk masyarakat Indonesia.
Menurut Mohamed Firhan Abdul Salam, Area Director STB di, Jakarta, Indonesia, saat ini Indonesia tetap menjadi pasar sumber pariwisata yang penting bagi Singapura.
Oleh sebab itu, kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan informasi terkini mengenai Singapura di fase kedua kepada masyarakat Indonesia yang sudah rindu berlibur dalam payung tema #KangenSingapura.
Kolaborasi ini juga melibatkan beberapa Key Opinion Leaders (KOL) asal Indonesia yang tinggal di Singapura, seperti artis Denada, Derby Romero, Nadia Vega, serta social influencers Dirgan Fasa, Evelyne Gabriela, dan Virda Lestari untuk dapat memberikan informasi secara langsung mengenai kondisi terbaru dan protokol kesesahatan yang telah dilakukan pemerintah Singapura agar wisatawan dapat merasa aman dan nyaman ketika sudah dapat kembali berwisata ke Singapura.
Dia menjelaskan, dalam situasi saat ini perjalanan rekreasi belum dilanjutkan, kemitraan STB dengan SGB dimaksudkan agar masyarakat Indonesia mengetahui kondisi terkini akan protokol kesehatan dan keselamatan dengan penyesuaian baru yang telah berlaku di berbagai perusahaan pariwisata di Singapura.
“Hal ini dilakukan melalui konten video yang menarik dan menampilkan influencer Indonesia yang saat ini berada di Singapura. Advokasi dari sesama masyarakat Indonesia memperkuat keaslian pesan dan pengalaman destinasi,” ujarnya dikutip Kamis (26/11/2020).
Dia pun menambahkan, saat ini STB sedang mengkampanyekan hastag #kangensingapura di kanal-kanal media resmi STB. Kampanye ini bertujuan agar masyarakat pecinta wisata tetap ingat Singapura, meskipun mereka belum diperkenankan datang selama wabah belum mereda.
Dalam kampanye ini dia menegaskan pihak STB akan tetap mengedukasi bahwa berkunjung ke Singapura bisa dilakukan kalau keadaan sudah membaik dan aman.
