Taiwan Minat Inves di Nongsa Digital Park, Batam

Pratiwi - Rabu, 06 September 2023 17:04 WIB
Kawasan Nongsa Digital Park bertujuan menjadi “jembatan digital” antara Indonesia dan Singapura.

BATAM (sijori.id) - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP) mendapat perhatian Kementerian Ekonomi Taiwan. Kementerian Ekonomi Taiwan mengunjungi BP Batam, Jumat 1 September 2023. Berlangsung di Marketing Center BP Batam, kunjungan tersebut dalam rangka membahas peluang investasi dan kerja sama ke depannya.

Deputy Director General Kementerian Ekonomi Taiwan, Chin Yun Huang, mengungkapkan bahwa Kota Batam merupakan salah satu daerah yang strategis untuk berinvestasi di Indonesia.

Bahkan, Chin Yun dan tim sudah melirik peluang investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP).

Menurutnya, banyak perusahaan asal Taiwan yang menaruh minat besar untuk berinvestasi di kawasan tersebut. Khususnya perusahaan yang bergerak di bidang teknologi.

"Batam memiliki kelebihan yang tak dimiliki daerah lain di Indonesia yaitu potensi investasi yang menjanjikan. Sudah ada dua perusahaan besar Taiwan yang sangat tertarik untuk berinvestasi di Kota Batam," ujarnya.

Tidak hanya itu, lanjut Chin Yun, letak Batam yang sangat strategis juga menjadikannya sebagai destinasi unggulan investasi di wilayah Asia Tenggara. Tak jarang, banyak perusahaan besar asal Tiongkok dan beberapa negara besar lainnya berlomba untuk segera merealisasikan investasi mereka di Batam.

KEK NDP telah berhasil menggandeng sejumlah investor besar seperti Apple, IBM, dan Universitas Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT).

Sejak ditetapkan sebagai KEK melalui PP Nomor 68 Tahun 2021, investasi di NDP pun terus bertumbuh dengan capaian Rp 2,49 triliun pada Juni 2023.

Bahkan, KEK NDP berhasil menyerap sebanyak 2.618 tenaga kerja sepanjang bulan Januari hingga Juni 2023 lalu.

Dimana, PT Taman Resor Internet selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Nongsa pada bulan Juli 2023 melaporkan bahwa penyerapan ribuan tenaga kerja tersebut berasal dari 17 pelaku usaha yang beriventasi di kawasan.

Tak ayal, Kementerian Ekonomi Taiwan pun berencana untuk menanamkan investasi di sana. Khususnya investasi yang berkaitan dengan pengembangan ekosistem digital.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, menyambut baik rencana Taiwan tersebut.

Ariastuty berharap, Taiwan bisa merealisasikan investasi di KEK NDP. Sehingga, nilai proyek asal investor Taiwan di Kota Batam pun bisa bertambah dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

"Dari catatan realisasi investasi Semester I lalu, sebanyak 60 proyek dari Taiwan ada di Batam. BP Batam berharap, rencana mereka untuk terus menanamkan modalnya bisa memberikan dampak pada ekonomi Batam ke depan," ujar Ariastuty, Selasa 5 September 2023.

Tidak hanya itu, lanjut Ariastuty, pengembangan KEK NDP sebagai pusat ekonomi digital dapat berimbas terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Batam.

Sehingga, investor yang masuk ke kawasan itu pun mampu memberikan peluang kerja bagi masyarakat lokal.

"Kami mendukung penuh pengembangan KEK di Batam. Sesuai arahan Kepala BP Batam, beberapa langkah pun sudah dilakukan mulai dari mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung serta memberikan pelayanan kemudahan perizinan," tambahnya.

Ia mengungkapkan bahwa BP Batam menginginkan agar kehadiran investor mampu memberikan nilai tambah terhadap pengembangan KEK Nongsa maupun Kota Batam ke depannya. (*)

Bagikan

RELATED NEWS

‌‌‌
‌‌‌
‌‌‌