Toko Rental Video Legendaris S’pore Tutup

Pratiwi - Rabu, 25 Februari 2026 21:23 WIB
null

SINGAPURA (sijori.id) — Toko rental video legendaris, Rida Video Centre, akan menutup operasionalnya pada 30 April 2026, mengakhiri kiprah hampir 40 tahun di industri hiburan fisik yang kian tergerus layanan digital.

Pengelola toko yang berlokasi di Coronation Shopping Plaza, kawasan Bukit Timah, mengumumkan keputusan tersebut melalui media sosial pada 21 Februari 2026. “Terima kasih atas dukungan dan loyalitas selama ini,” tulis manajemen dalam pernyataan resmi.

Kredit Pelanggan dan Mekanisme Pengembalian

Manajemen menyampaikan, pelanggan yang masih memiliki kredit sewa prabayar dapat datang langsung ke toko untuk mengambil sisa saldo. Opsi yang disediakan mencakup penukaran dengan cakram fisik atau pengembalian dana tunai maupun transfer digital melalui PayNow.

Untuk layanan pelanggan, toko hanya dapat dihubungi melalui WhatsApp di nomor 9186-6273 dan tidak lagi merespons pesan melalui Facebook, Instagram, maupun sambungan telepon tetap. Kejelasan kanal komunikasi ini penting untuk mencegah kesalahpahaman di masa transisi penutupan.

Berdiri Sejak 1985, Pindah karena Kenaikan Sewa

Mengacu laporan The Straits Times, Rida Video Centre didirikan pada 1985 oleh Madam Laurel Khoo bersama mendiang suaminya, Ooi Kai Peng. Toko ini awalnya beroperasi di Serene Centre sebelum pindah ke Coronation Shopping Plaza pada 2015.

Perpindahan tersebut dipicu kenaikan biaya sewa di lokasi lama. Dalam wawancara sebelumnya, Madam Khoo mengungkapkan bahwa tren konsumsi masyarakat yang beralih ke layanan streaming turut menekan kinerja usaha. Antara 2015 hingga 2020, penjualan disebut turun sekitar 30 persen.

Secara industri, penurunan toko rental fisik bukan fenomena lokal. Sejak pertengahan 2010-an, penetrasi platform streaming global seperti Netflix dan Disney+ mengubah pola distribusi konten. Model berbasis langganan bulanan, akses instan, serta kompatibilitas lintas perangkat membuat permintaan cakram fisik seperti DVD dan Blu-ray terus menyusut.

Koleksi Lebih dari 10.000 Judul

Pada masa jayanya, Rida Video Centre memiliki katalog lebih dari 10.000 judul film, drama, dan dokumenter. Sekitar 500 judul tersedia untuk pembelian, termasuk format Blu-ray dan 4K Ultra HD.

Secara teknis, format 4K Ultra HD menawarkan resolusi hingga 3.840 x 2.160 piksel—empat kali lipat resolusi Full HD—serta dukungan rentang dinamis tinggi (HDR) untuk kualitas gambar lebih tajam dan warna lebih kaya. Namun, meski kualitas fisik dinilai unggul dari sisi bitrate dan stabilitas gambar, perubahan preferensi konsumen tetap mengarah pada kemudahan akses digital.

Simbol Perubahan Lanskap Ritel

Penutupan Rida Video Centre mencerminkan perubahan lanskap ritel hiburan di Singapura. Toko-toko fisik yang mengandalkan penyewaan cakram menghadapi tantangan biaya operasional tinggi—termasuk sewa ruang komersial—serta pergeseran perilaku konsumen yang mengutamakan kecepatan dan fleksibilitas.

Bagi pelanggan setia di Bukit Timah, toko ini bukan sekadar tempat menyewa film, melainkan ruang interaksi komunitas yang bertahan lintas generasi. Namun, setelah empat dekade, layar terakhir Rida Video Centre akan benar-benar ditutup pada akhir April mendatang. (*)

RELATED NEWS