Toyota bZ3 2026 Makin Canggih

Pratiwi - Senin, 05 Januari 2026 21:05 WIB
null

Toyota terus menambah portofolio mobil listriknya di Amerika Utara dan Eropa. Namun, tak semua model dilepas ke pasar global. Salah satunya Toyota bZ3, sedan listrik kompak yang khusus diproduksi FAW Toyota untuk China. Menjelang model tahun 2026, bZ3 mendapat serangkaian pembaruan penting—tanpa mengorbankan satu hal utama: harga terjangkau.

Meluncur pertama kali pada Oktober 2022, bZ3 menjadi sedan listrik murni perdana Toyota. Versi 2024 sudah membawa peningkatan fitur bantuan pengemudi. Untuk 2026, Toyota melangkah lebih jauh dengan menambah teknologi baru sekaligus mempertahankan konsep awal sebagai EV fungsional dan ekonomis.

Versi terbaru ini diberi nama Toyota bZ3 Smart Home Edition. Secara tampilan, perubahannya minim. Sorotan utama ada di atap, tempat Toyota menanamkan sensor LiDAR. Kehadiran LiDAR membuat total sensor kendaraan ini mencapai 32 unit, membuka jalan bagi fitur bantuan berkendara yang lebih canggih—meski tetap diklasifikasikan sebagai Level 2.

Penyegaran lain hanya berupa warna baru Dark Cloud Green serta grafis lampu belakang LED yang disederhanakan. Dimensi tetap sama: panjang 4.725 mm dengan jarak sumbu roda 2.880 mm, sedikit lebih besar dari Corolla versi sumbu panjang yang dijual di China.

Perubahan paling terasa justru di kabin. Layar infotainment kini membesar menjadi 15,6 inci model vertikal, menggantikan layar 12,8 inci sebelumnya. Panel instrumen digital tetap dipertahankan, ditemani fitur ambient lighting, dua wireless charger, panoramic sunroof, hingga asisten suara berbasis AI.

Di balik layar, bZ3 2026 dibekali peningkatan komputasi lewat Nvidia 5.0 dan prosesor Snapdragon terbaru dengan kemampuan hingga 544 triliun operasi per detik. Meski dapur pacu digitalnya jauh lebih bertenaga, status otonomi tetap Level 2. Namun, fitur parkir jarak jauh dengan memori dan bantuan berkendara di jalan kota serta tol kini lebih disempurnakan.

Soal performa, bZ3 dibangun di atas platform e-TNGA dan menggunakan Blade Battery dari BYD. Ada dua opsi motor listrik. Versi standar menghasilkan 181 hp, dipasangkan dengan baterai 49,9 kWh yang memberi jarak tempuh hingga 517 km (CLTC). Varian lebih bertenaga mengusung motor 241 hp dengan baterai 65,3 kWh, sanggup melaju hingga 616 km.

Urusan harga menjadi daya tarik utama. Saat ini, bZ3 Smart Home ditawarkan dengan harga promo mulai ¥93.800 atau sekitar US$13.400, menjadikannya EV Toyota termurah di China. Harga normal dimulai dari ¥109.800 untuk varian Joy, ¥129.800 untuk Pro, hingga ¥159.800 untuk varian tertinggi Max.

Di China, Toyota kini memasarkan lima model EV hasil kerja sama dengan FAW dan GAC, mulai dari bZ3 sedan hingga bZ7 yang berstatus flagship. bZ3 tetap menempati posisi unik: sedan listrik murah, canggih, namun hanya bisa dinikmati pasar Negeri Tirai Bambu. (*)

Editor: Pratiwi
Tags Toyota EV China bZ3Bagikan

RELATED NEWS