Vans dan SZA Hadirkan Vansza di New York Fashion Week, Koleksi Meluncur Oktober
NEW YORK (sijori.id) – Vans dan penyanyi SZA membawa kolaborasi Vansza ke New York Fashion Week melalui pengalaman interaktif yang mengajak penggemar mengeksplorasi tema alam, intuisi, dan penemuan diri.
Aktivasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju peluncuran koleksi kolaborasi Vans dan SZA yang dijadwalkan mulai 22 Oktober 2026.
Berlokasi di 260 Bowery, New York, pengalaman tersebut dibuka untuk publik mulai Kamis pukul 14.00 hingga 20.00 dan Jumat pukul 12.00 hingga 16.00 waktu setempat.
Pengunjung dapat melihat lebih awal berbagai tema, elemen sensorik, serta visual yang menjadi inspirasi desain Vansza. Aktivasi ini sekaligus memberikan gambaran awal mengenai kampanye dan koleksi yang akan diluncurkan bulan depan.
SZA menerjemahkan perspektif pribadinya ke dalam koleksi sepatu dan busana melalui desain ekspresif, detail sensorik, serta pengerjaan yang menonjolkan karakter personal.
“This collection is really a reflection of how I live and what inspires me every day. I wanted to create pieces that feel comfortable, functional and expressive, whether you’re on a trail, in the city or discovering something new about yourself,” ujar SZA.
Ia mengatakan kolaborasi tersebut memberinya ruang untuk mengeksplorasi kreativitas, rasa ingin tahu dan unsur permainan dalam desain.
Vansza Hadir dalam Dua Tahap
Koleksi Vansza akan diluncurkan dalam dua tahap. Drop pertama mulai tersedia pada 22 Oktober 2026 melalui gerai ritel Vans dan situs resmi Vans, sedangkan Drop 2 dijadwalkan meluncur pada 8 April 2027.
Untuk koleksi musim gugur, Vansza Knu Skool Mule mengubah salah satu model favorit SZA menjadi sepatu model mule yang mudah digunakan.
Sementara Vansza Authentic Kickdown hadir dengan karya seni khusus dari Sage Adams, material kanvas berkarakter distressed, serta bagian belakang yang dapat dilipat untuk memudahkan penggunaan.
Desain tumit yang dapat dilipat tersebut terinspirasi dari kebiasaan SZA sejak kecil yang kerap menginjak bagian belakang sepatunya. Kebiasaan tersebut kemudian diterjemahkan menjadi fitur desain yang fungsional.
Koleksi bertema aktivitas luar ruang itu juga menampilkan elemen fauna, termasuk motif ikan dan serangga pada sepatu maupun pakaian.
Hadirkan Siluet Tabi Hiker
Untuk Drop 2, Vansza Knu Skool mengambil inspirasi dari tekstur alam dan detail perlengkapan lapangan. Model tersebut dilengkapi motif kamuflase RealTree, pilihan tali sepatu yang dapat diganti serta berbagai detail khusus.

Sementara itu, salah satu model utama koleksi musim semi adalah Vansza LX Tabi Hiker.
Model tersebut menghadirkan siluet baru bagi lini Vans dengan konstruksi split-toe atau bagian ujung sepatu yang terpisah. Desainnya memadukan fungsi untuk aktivitas luar ruang dengan tampilan yang lebih ekspresif.
SZA turut memilih warna untuk model tersebut, termasuk biru elektrik dan oranye.
Selain sepatu, koleksi Vansza dilengkapi lini pakaian yang menerjemahkan gaya personal SZA melalui siluet longgar, material nyaman dan detail taktil.
Desainnya mengambil inspirasi dari benda-benda personal serta pakaian favorit yang telah digunakan sehari-hari, kemudian memadukan unsur kenyamanan, fungsi dan individualitas.
SZA bergabung dengan Vans sebagai artistic director pertama perusahaan tersebut pada Agustus 2025. Kolaborasi kreatif tersebut merupakan kemitraan multiyear antara Vans dan penyanyi peraih lima Grammy tersebut.
Sebelumnya, SZA juga telah memperkenalkan sejumlah sepatu Vans hasil kreasinya dalam Paris Fashion Week pada Januari 2026. (*)
