Vietnam Raja Motor Asia Tenggara, Indonesia Tetap Teratas
(sijori.id) - Sepeda motor masih menjadi tulang punggung transportasi di Asia Tenggara. Data terbaru World Population Review 2025 menempatkan Vietnam sebagai negara dengan jumlah sepeda motor terbanyak kedua di kawasan, sekaligus peringkat keempat dunia.
Total motor di Vietnam diperkirakan mencapai 58 juta unit. Angka itu menempatkan Vietnam di bawah India yang memimpin dunia dengan sekitar 221 juta unit, disusul China dengan 85 juta unit, serta satu negara Asia Tenggara lainnya di atas Vietnam.
Dominasi motor di Vietnam juga tercermin pada penjualan motor listrik. Sepanjang semester pertama 2025, negara tersebut mencatat penjualan sekitar 209 ribu unit motor listrik. Berdasarkan data Motorcycles Data, capaian itu menempatkan Vietnam di posisi ketiga dunia, hanya kalah dari China dan India.
Kuatnya sektor kendaraan roda dua sejalan dengan kinerja ekonomi Vietnam. Pada 2025, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) negara tersebut diperkirakan menembus 8 persen, tertinggi di Asia Tenggara. Nilai PDB Vietnam diproyeksikan melampaui US$510 miliar, dengan PDB per kapita sekitar US$5.000.
Sementara itu, posisi puncak Asia Tenggara tetap dipegang Indonesia. Jumlah sepeda motor di Tanah Air mencapai sekitar 112 juta unit, menjadikannya yang terbanyak di kawasan dan peringkat kedua dunia setelah India. Sepanjang 2024, penjualan motor di Indonesia tercatat 6,3 juta unit atau tumbuh 1,54 persen dibanding tahun sebelumnya, menurut Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).
Gambaran ini menegaskan bahwa Asia Tenggara, khususnya Indonesia dan Vietnam, masih menjadi pusat pasar sepeda motor global, baik untuk kendaraan konvensional maupun listrik. (*)
