Yamaha XSR155 Disulap Jadi Scrambler Gahar, Tampil Beda

Pratiwi - Rabu, 07 Oktober 2026 23:28 WIB
Foto by Hipmotography

THAILAND (sijori.id) – Yamaha XSR155 dikenal sebagai motor bergaya modern-klasik yang cukup terbuka untuk dimodifikasi. Hal tersebut terlihat dari karya bengkel custom asal Thailand, K-Speed, yang mengubah XSR155 menjadi scrambler bergaya adventure bernama Trail Breaker.

Motor tersebut dibuat atas pesanan Yamaha Thailand bertepatan dengan peluncuran XSR155. Model ini saat itu menjadi anggota terbaru keluarga Sport Heritage Yamaha dan dipasarkan untuk pasar Thailand.

K-Speed sendiri bukan pemain baru dalam dunia modifikasi sepeda motor. Bengkel asal Thailand tersebut dikenal kerap menggarap motor berkapasitas kecil dan mengubahnya menjadi tunggangan dengan karakter yang jauh lebih agresif.

XSR155 menjadi salah satu basis yang menarik karena membawa desain modern-klasik seperti Yamaha XSR700 dan XSR900, tetapi menggunakan mesin yang lebih kecil.

Motor tersebut mengandalkan mesin satu silinder SOHC 155 cc dengan teknologi variable valve actuation (VVA). Mesin yang juga digunakan pada Yamaha MT-15 dan YZF-R15 itu mampu menghasilkan tenaga sekitar 19 hp.

Dikerjakan Hanya dalam 30 Hari

K-Speed mendapatkan waktu hanya 30 hari untuk menyelesaikan proyek Trail Breaker dari awal hingga siap diperkenalkan.

Pengerjaan dimulai dengan melepas subframe bawaan XSR155. Bagian tersebut kemudian diganti dengan subframe custom model datar yang sekaligus terintegrasi dengan rak barang.

Sebuah jok kulit custom berukuran tipis kemudian dipasang di atas subframe tersebut. Meski tampilannya lebih menonjolkan gaya, desain jok tersebut jelas lebih mengutamakan estetika dibanding kenyamanan.

Konsep Trail Breaker terinspirasi dari motor adventure dan gaya off-road. Eak, sosok di balik K-Speed, ingin memberikan tampilan yang lebih kekar dan tangguh pada XSR155.

Karena itu, K-Speed membuat crash cage berukuran besar yang mengelilingi bagian mesin, rangka, hingga area fork.

Di bagian bawah mesin terdapat skid plate dengan desain bergaya militer. Komponen tersebut berfungsi melindungi bagian bawah mesin sekaligus memperkuat karakter adventure pada motor.

Knalpot Custom dan Setang Bergaya Tracker

Sistem knalpot standar diganti dengan knalpot custom one-into-two yang melewati bagian dalam Delta Box frame dan berakhir di bawah subframe.

Dua muffler berbentuk kerucut berwarna hitam menjadi ujung sistem pembuangan tersebut. Penataan jalur knalpot juga membuat area di sekitar mesin terlihat lebih padat dan berkarakter.

Menariknya, tangki dan tank cover bawaan XSR155 tetap dipertahankan. Tangki hanya mendapatkan sedikit modifikasi dan pengecatan ulang sehingga identitas XSR155 masih mudah dikenali.

Untuk mendukung karakter off-road, K-Speed memasang setang bergaya tracker lengkap dengan switchgear dan grip bergaya vintage.

Panel instrumen standar juga dipindahkan dari posisi di belakang lampu depan ke bagian atas riser custom.

Sementara itu, foot control standar diganti dengan perangkat bergaya motocross (MX) yang menggunakan footpeg bergerigi untuk memberikan pijakan lebih kuat ketika melintasi medan tanah.

Rem Brembo hingga Suspensi YSS

Sektor pengereman juga mendapatkan peningkatan. Kaliper standar diganti dengan Brembo di bagian depan dan belakang.

Master cylinder kopling dan rem bawaan turut diganti dengan komponen dari Takegawa.

Fork upside-down (USD) bawaan XSR155 tetap digunakan, tetapi mendapatkan penguatan. Sementara suspensi belakang diganti menggunakan produk dari YSS, pemasok suspensi yang juga berasal dari Thailand dan menjadi langganan K-Speed.

Perubahan cukup besar juga terlihat pada sektor roda.

Pelek alloy 17 inci bawaan diganti dengan pelek jari-jari berbahan aluminium yang dibalut ban dual-sport berukuran lebih besar. Kombinasi tersebut semakin memperkuat kemampuan motor untuk digunakan di medan nonaspal.

Dua Lampu LED di Crash Cage

Seluruh sistem pencahayaan standar XSR155 juga dilepas.

Sebagai gantinya, K-Speed memasang dua lampu LED berbentuk bulat yang ditempatkan berdampingan di bagian depan crash cage.

Lampu tersebut berada di depan fork dan dilengkapi lampu sorot LED tambahan yang dipasang di sisi mesin.

Pada bagian belakang, sebuah lampu belakang berbentuk bulat ditempatkan di antara knalpot bawah jok dan rak barang.

Ada pula aksesori unik berupa sebuah flask yang ditempatkan dalam sarung kulit custom dan dipasang pada pelat nomor depan. K-Speed menyebutnya sebagai aksesori untuk pengendara yang kehausan.

Finishing Bergaya Tua dan Usang

Sentuhan akhir Trail Breaker dikerjakan bersama Artroom24, mitra K-Speed untuk urusan pengecatan.

Crash bar, skid plate, dan tangki mendapatkan warna abu-abu primer dengan efek distressed yang membuatnya terlihat seperti komponen lama yang telah melewati berbagai kondisi medan.

Sementara itu, tank cover bagian atas, subframe, dan sejumlah komponen kecil lainnya diberi lapisan hitam matte.

Logo Yamaha dengan desain tulisan bergaya vintage juga ditempatkan di sisi tangki.

Hasil akhirnya membuat Yamaha XSR155 tampil jauh berbeda dari versi standar. Bukan sekadar scrambler dengan aksesori tambahan, Trail Breaker dirancang dengan karakter adventure yang lebih kuat, mulai dari crash cage, skid plate, ban dual-sport, hingga pelek jari-jari.

Proyek K-Speed tersebut sekaligus menunjukkan potensi besar Yamaha XSR155 sebagai basis motor custom. Dengan mesin 155 cc dan desain modern-klasik, XSR155 dapat diubah ke berbagai gaya tanpa sepenuhnya kehilangan identitas aslinya. (*)

RELATED NEWS

‌‌‌
‌‌‌
‌‌‌