2026, AirFish Siap Layani Rute Singapura–Batam

Kamis, 05 Februari 2026 06:07 WIB

Penulis:Pratiwi

Editor:Pratiwi

airfish.jpg
AirFish Voyager, wahana yang dirancang untuk mengangkut 8 penumpang dan 2 awak, siap melayani rute Batam - Singapura | ST PHOTO: LIM YAOHUI

SINGAPURA (sijori.id) — Wahana berteknologi ground effect bernama AirFish diproyeksikan mulai mengangkut penumpang dari Terminal Feri Tanah Merah, Singapura, menuju Batam pada paruh kedua 2026. Rencana ini diumumkan ST Engineering dalam pembukaan Singapore Airshow, 3 Februari 2026.

ST Engineering AirX, unit usaha patungan antara ST Engineering dan startup Peluca, akan menggandeng operator feri BatamFast untuk mengoperasikan layanan tersebut. BatamFast akan menyewa sekaligus mengoperasikan satu unit AirFish Voyager pada rute Singapura–Batam.

Saat ini BatamFast melayani sekitar 18 perjalanan feri per hari dari Terminal Tanah Merah dan HarbourFront menuju Batam. Kehadiran AirFish diharapkan mempercepat waktu tempuh. General Manager BatamFast, Chua Choon Leng, mengatakan perjalanan dengan AirFish hanya memakan waktu sekitar 25 menit, lebih singkat dibandingkan feri konvensional yang rata-rata 45 menit.

Namun, detail operasional seperti tarif dan frekuensi perjalanan belum ditetapkan. Chua memperkirakan harga tiket AirFish akan lebih mahal dibandingkan feri reguler karena kapasitasnya terbatas, hanya delapan penumpang, serta biaya operasional yang lebih tinggi.

Managing Director ST Engineering AirX, Leon Tan, menyebut layanan ini menyasar wisatawan resor dan pelaku bisnis yang menuju kawasan industri di Batam. “Harga berada di segmen premium karena penumpang membayar kecepatan,” kata Tan.

Selain Batam, BatamFast menjajaki rute ke Pulau Tioman di Malaysia serta Bawa, Telunas, dan Bintan di Indonesia. AirFish juga berpotensi digunakan untuk kebutuhan darurat medis dan evakuasi. Menurut Tan, infrastruktur pelabuhan tidak memerlukan modifikasi besar karena wahana ini hanya membutuhkan fasilitas sederhana berupa platform terapung.

Di luar Asia Tenggara, ST Engineering bekerja sama dengan operator Wings Over Water Ferries untuk mengoperasikan AirFish di India mulai akhir 2026, dengan catatan mendapat persetujuan rute dari otoritas setempat.

AirFish Voyager dirancang untuk mengangkut delapan penumpang dan dua awak. Wahana sepanjang 17 meter dan lebar 15 meter ini melayang di atas permukaan air dengan kecepatan hingga 100 knot atau sekitar 185 kilometer per jam, jauh lebih cepat dibanding feri cepat yang rata-rata melaju 30 knot. Jangkauannya mencapai 300 mil laut.

Sejak 2024, ST Engineering AirX bekerja sama dengan Bureau Veritas dalam proses klasifikasi dan sertifikasi AirFish. Sertifikasi ditargetkan rampung pada pertengahan 2026. (*)