3 Makanan yang Tahan Lama, Nyaris Tak Kedaluwarsa

Rabu, 25 Februari 2026 07:57 WIB

Penulis:Pratiwi

Ilustrasi
Ilustrasi undefined

(sijori.id) - Sejumlah bahan pangan dikenal memiliki daya simpan sangat panjang, bahkan nyaris tidak kedaluwarsa jika disimpan dengan benar. Faktor seperti kadar air rendah, tingkat keasaman, serta metode penyimpanan menjadi kunci utamanya. Berikut tiga di antaranya.

1. Madu
Madu sering disebut sebagai makanan yang tidak pernah basi. Para arkeolog pernah menemukan kendi berisi madu di makam kuno Ancient Egyptian tombs yang usianya ribuan tahun dan masih layak konsumsi.

Kandungan air yang sangat rendah serta tingkat keasaman tinggi membuat bakteri sulit berkembang. Selama disimpan dalam wadah tertutup rapat dan terhindar dari kelembapan, madu mungkin mengalami kristalisasi atau perubahan tekstur, tetapi tidak benar-benar rusak.

2. Beras putih
Beras putih termasuk bahan pangan dengan masa simpan sangat panjang. Jika ditempatkan dalam wadah kedap udara dan dijauhkan dari panas serta kelembapan, beras putih dapat bertahan hingga 25–30 tahun, bahkan lebih.

Sejumlah perusahaan penyedia pangan darurat menyimpannya dalam kemasan bebas oksigen untuk memperpanjang daya tahan. Biasanya, beras dibuang bukan karena kedaluwarsa, melainkan akibat kontaminasi atau penyimpanan yang kurang tepat.

3. Kacang kering
Kacang kering juga dikenal tahan disimpan dalam waktu lama. Seiring bertambahnya usia, teksturnya bisa menjadi lebih keras dan membutuhkan waktu memasak lebih lama. Namun, dalam kondisi penyimpanan yang baik, kacang kering jarang menjadi tidak aman dikonsumsi.

Karena daya simpannya yang ekstrem, bahan ini kerap masuk dalam daftar logistik pangan darurat jangka panjang.

Meskipun memiliki masa simpan panjang, penyimpanan tetap menjadi faktor penentu kualitas dan keamanan bahan pangan tersebut.  (*)