Bandara Hang Nadim Siapkan 248 Penerbangan Tambahan dari Batam

Senin, 09 Maret 2026 09:37 WIB

Penulis:Pratiwi

hang-nadim.jpg
Bandara Hang Nadim, Batam | sijori.id

BATAM (sijori.id) - Pengelola Bandara Internasional Hang Nadim menyiapkan ratusan penerbangan tambahan guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada periode arus mudik Lebaran 2026. Sejumlah maskapai telah mengajukan total 248 penerbangan tambahan (extra flight) untuk melayani rute domestik selama masa angkutan hari raya.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi, mengatakan tambahan penerbangan tersebut diajukan untuk melayani sekitar 24 rute domestik dari Batam. Operasional extra flight dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 30 Maret 2026.

“Total ada sekitar 24 rute domestik. Untuk periode Lebaran ini terdapat pengajuan sekitar 248 extra flight dari maskapai,” ujar Annang, Jumat (6/3).

 

Rute Batam–Jakarta Diprediksi Tetap Terpadat

Menurut Annang, beberapa tujuan utama penerbangan tambahan meliputi Jakarta, Pekanbaru, Padang, Yogyakarta, dan Jambi. Dari sejumlah rute tersebut, jalur Batam–Jakarta diperkirakan kembali menjadi yang paling padat selama musim mudik.

Maskapai yang mengajukan tambahan penerbangan antara lain Citilink, Super Air Jet, Lion Air, dan Sriwijaya Air.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, rute Batam–Jakarta masih menjadi yang paling ramai selama arus mudik,” kata Annang.

 

Puncak Arus Mudik Diperkirakan 18 Maret

Pengelola bandara memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada 18 Maret 2026. Pada hari tersebut, pergerakan penumpang diprediksi mencapai sekitar 18 ribu orang, baik penumpang yang berangkat maupun yang tiba di Bandara Hang Nadim.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, manajemen bandara menyiapkan sejumlah langkah operasional, termasuk mengantisipasi perubahan tipe pesawat yang digunakan maskapai.

Beberapa maskapai berpotensi mengganti pesawat dari tipe narrow body menjadi wide body dengan kapasitas lebih besar.

Sebagai gambaran, rute Batam–Jakarta yang biasanya dilayani pesawat Boeing 737-900 dengan kapasitas sekitar 200 penumpang dapat diganti dengan pesawat berbadan lebar yang mampu mengangkut hingga sekitar 400 penumpang dalam satu penerbangan.

“Kondisi ini perlu diantisipasi karena berpotensi menimbulkan antrean panjang di area check-in,” ujar Annang.

Saat ini Bandara Hang Nadim memiliki 28 konter check-in yang dinilai masih memadai untuk melayani pergerakan penumpang. Namun, pengaturan operasional tetap disiapkan guna mengantisipasi lonjakan penumpang dalam waktu bersamaan.

 (*)