batam
Selasa, 03 Januari 2023 16:57 WIB
Penulis:Pratiwi
Editor:Pratiwi

BATAM (sijori.id) – Hari pertama tahun 2023, Pulau Batam black out. Pukul 4 subuh padam. Pada hari yang sama listrik kembali menyala meski di sana sini masih ada yang mati. Sistem kelistrikan belum pulih benar, kala itu. PLN Batam mengerahkan seluruh personel siaga dan mengaktifkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang ada di Batam untuk memenuhi kebutuhan listrik.
Hari ini, Selasa 3 Januari 2023 PT PLN Batam memastikan listrik untuk 508 ribu pelanggan di pulau Batam dan Bintan menyala kembali.
Tulang punggung kelistrikan Batam dan Bintan, yaitu pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Tanjung Kasam unit 1 dan 2 berkapasitas 99 megawatt (MW) dan pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) Tanjung Uncang 1 & 2 dan STG berkapasitas 120 MW kini kembali memasok listrik ke sistem kelistrikan Batam-Bintan.
“Dengan bergabungnya dua pembangkit besar tersebut maka 16 gardu induk dan 16 transmisi, serta 508 ribu pelanggan sudah mendapat pasokan listrik secara normal,” tutur Corporate Secretary PT PLN Batam, Hamidi Hamid.
Tercatat saat ini daya mampu pasok di sistem Batam-Bintan sebesar 504,2 MW dan beban puncak 472,9 MW dengan cadangan daya 31,3 MW. (*)
Bagikan