covid 19
Rabu, 28 Juli 2021 21:20 WIB
Penulis:Pratiwi

BATAM (sijori.id) - Demi menyukseskan program Tes Rapidtest Antigen massal, Kepala Dinas Kesehatan Kepri, M Bisri meminta sumbangan rapidtest ke sejumlah pihak.
"Kami meminta ke pemerintah pusat dan negara tetangga, Singapura," kata Bisri, Selasa (27/7/2021).
Bisri mengaku sebanyak 100 alat rapidtest antigen diminta ke Singapura dan pemerintah pusat. Ia berharap bantuan ini dapat segera datang, sehingga meningkat daya testing serta tracing.
Bisri mengatakan semakin banyak testing dan tracing, maka penyebaran Covid-19 dapat dihambat. Karena, orang-orang yang terpapar sudah berhasil ditemukan dan diisolasi.
"Nantinya yang positif rapidtest antigen, sebelum menjalani isolasi akan dites lagi dengan swab PCR," ucapnya.
Bisri mengatakan tes PCR sebagai langkah akhir, mengkonfirmasi rapidtest antigen. Karena tingkat akurasi PCR sangat tinggi.
"Saat ini stok reagen untuk pemeriksaan PCR masih aman," ucap Bisri.
Ia mengatakan BTKLPP selalu melaporkan ke Dinkes Provinsi, apabila stok reagen hanya tinggal satu minggu. Tapi sejauh ini tidak ada laporan, hal ini menandakan stok reagen masih cukup untuk melakukan tes PCR.
"Kalau stok tipis lapor saya, berarti masih cukup lah," ucapnya.
Saat ini, kata Bisri kasus Covid-19 mulai turun dibeberapa wilayah. Ia berharap ke depannya kasus Covid-19 semakin turun, sehingga Kepri tidak lagi masuk dalam kategori PPKM level 3 maupun 4.
Ia berharap partisipasi masyarakat dalam mencegah penularan dan menurunkan angka kasus Covid-19.
"Patuh akan protokol kesehatan, sudah sangat membantu pemerintah dalam menurunkan angka kasus Covid-19. Jadi jangan lupa memakai masker, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan menjaga jarak," tuturnya. (*)
Bagikan