Penang Terapkan QR Code untuk Cegah Durian Palsu

Selasa, 12 Mei 2026 21:34 WIB

Penulis:Pratiwi

durian.jpg
Durian Penang

PENANG (sijori.id) - Petani durian di Penang mulai menerapkan sistem verifikasi berbasis QR code untuk memerangi peredaran durian palsu yang mengatasnamakan durian premium asal daerah tersebut.

Inisiatif autentikasi digital ini diluncurkan oleh Penang Fruit Farmers Association guna mencegah durian dari negara bagian lain maupun luar negeri dipasarkan sebagai durian Penang yang terkenal di pasar internasional.

Melansir The Star, setiap buah durian kini dipasangi tag QR code pada bagian tangkainya. Setelah itu, petani akan mendaftarkan data buah ke dalam platform daring yang terhubung dengan basis data khusus.

Ketua asosiasi, Kie Kim Hwa, mengatakan konsumen cukup memindai QR code menggunakan kamera ponsel untuk mengetahui asal kebun hingga status verifikasi durian tersebut dalam hitungan detik.

“QR code akan aktif selama tujuh hari sejak pertama kali dipindai. Sistem ini juga dapat mendeteksi duplikasi dan mengirimkan peringatan jika ditemukan penyalahgunaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, asosiasi bekerja sama dengan perusahaan teknologi yang mengelola database pelacakan durian secara real time guna memastikan keaslian produk.

Saat ini, asosiasi tersebut memiliki sekitar 250 anggota yang terdiri dari pemilik kebun skala kecil hingga menengah di Penang. Sekitar 200 anggota aktif membudidayakan durian.

Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia, Mohamad Sabu, menyambut baik penerapan sistem tersebut. Menurutnya, langkah ini menunjukkan komitmen petani dalam menjaga kualitas durian Malaysia di pasar global.

“Durian Malaysia dikenal berkualitas tinggi. Karena itu, di beberapa negara muncul kasus durian yang secara keliru diklaim sebagai produk Malaysia,” katanya saat mengunjungi stan durian di Anjung Indah, Minggu.

Pemerintah Malaysia juga disebut akan membahas sistem autentikasi QR tersebut dengan otoritas Tiongkok, termasuk Administrasi Umum Bea Cukai China, guna menjaga identitas merek durian Malaysia di pasar ekspor.

Sementara itu, Ketua Komite Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Penang, Wong Hon Wai, menilai sistem ini penting untuk menjaga reputasi durian Penang yang dikenal memiliki aroma kuat dan tekstur lembut.

Sebelumnya, pada Mei tahun lalu, pemerintah Malaysia telah mendorong lebih dari 200 petani durian di Penang untuk bergabung dalam sistem “Track and Trace”, sebuah platform pelabelan pintar guna menekan peredaran durian palsu. (*)