Ramuan Bawang untuk Rambut Rontok, Mitos atau Fakta?

Selasa, 17 Februari 2026 13:29 WIB

Penulis:Pratiwi

Editor:Pratiwi

botak.jpg

(sijori.id) – Bawang bukan hanya dikenal sebagai bumbu dapur. Belakangan, bahan alami ini juga ramai dibicarakan karena disebut-sebut mampu membantu mengatasi kebotakan dan rambut rontok.

Dalam berbagai klaim yang beredar, bawang disebut memiliki kandungan quercetin, sulfur, serta vitamin C yang dipercaya bermanfaat bagi kesehatan rambut. Quercetin diklaim membantu memperpanjang umur rambut, sulfur berperan dalam pembentukan keratin, sedangkan vitamin C disebut mampu mengurangi risiko rambut patah.

Sejumlah penelitian juga pernah menyoroti penggunaan jus bawang sebagai perawatan kulit kepala. Dalam salah satu studi, penggunaan ekstrak bawang dilaporkan dapat membantu merangsang pertumbuhan rambut pada sebagian responden setelah beberapa minggu pemakaian rutin.

Cara penggunaannya cukup sederhana. Bawang diblender hingga halus, kemudian disaring untuk mengambil sarinya. Cairan tersebut lalu dicampur dengan dua tangkai rosemary dan lima butir cengkih sebelum dimasukkan ke dalam botol.

Ramuan itu kemudian dioleskan pada area kulit kepala yang mengalami penipisan rambut, biasanya sekali sehari. Pengguna klaimnya dapat melihat perubahan setelah beberapa minggu pemakaian rutin.

Meski begitu, para ahli mengingatkan bahwa hasil perawatan alami bisa berbeda pada setiap orang. Faktor genetik, kondisi kulit kepala, hingga pola hidup tetap menjadi penentu utama kesehatan rambut. Karena itu, penggunaan bahan alami sebaiknya disertai kehati-hatian, terutama bagi yang memiliki kulit sensitif.  (*)