Seiko Prospex
Sabtu, 20 Juni 2026 12:19 WIB
Penulis:Pratiwi

(sijori.id) - Produsen jam tangan asal Jepang, Seiko, merayakan 145 tahun perjalanannya dengan meluncurkan sejumlah jam tangan mekanis edisi terbatas yang mengangkat warisan panjang perusahaan sejak didirikan oleh Kintaro Hattori pada 1881.
Alih-alih sekadar menghadirkan warna baru pada model yang sudah ada, Seiko memilih menggali kembali arsip desain bersejarahnya. Hasilnya adalah koleksi eksklusif yang memadukan motif ukiran klasik khas era awal Seiko dengan teknologi mekanis modern yang dirakit secara presisi.
Koleksi peringatan 145 tahun ini menjadi salah satu rilis paling menarik bagi para kolektor jam tangan, penggemar horologi, hingga pencinta produk mewah yang mengutamakan nilai warisan dan craftsmanship.
Mengusung Warisan Kintaro Hattori
Salah satu ciri khas yang menyatukan koleksi peringatan 145 tahun Seiko adalah penggunaan pola dial yang terinspirasi dari jam-jam buatan awal Kintaro Hattori. Motif tersebut dipadukan dengan jarum, indeks, dan emblem berwarna emas yang memberikan kesan elegan tanpa terlihat berlebihan.
Pendekatan desain ini mencerminkan tren "quiet luxury" yang saat ini semakin diminati, yakni kemewahan yang ditampilkan melalui detail dan kualitas pengerjaan, bukan melalui tampilan yang mencolok.
1. King Seiko 145th Anniversary Limited Edition
Model ini menjadi pilihan bagi para profesional dan kolektor yang mengutamakan desain klasik dengan sentuhan modern.
Jam tangan ini menggunakan mesin otomatis Caliber 6L35 yang dikenal memiliki profil tipis sehingga nyaman digunakan sehari-hari, termasuk saat dipadukan dengan pakaian formal. Dial bertekstur abu-abu gradasi menampilkan pola geometris yang terinspirasi dari jam saku bersejarah Seiko.
Keunggulan lain terletak pada gelang baja tahan karat multi-link yang mengombinasikan finishing brushed dan polished sehingga menghasilkan tampilan premium.
2. Seiko Prospex Speedtimer Mechanical Chronograph
Bagi penggemar jam tangan olahraga dan kronograf mekanis, model ini menjadi salah satu rilis paling menarik dalam koleksi peringatan Seiko.
Prospex Speedtimer Mechanical Chronograph terinspirasi dari pencapaian Seiko dalam teknologi pengukuran waktu olahraga pada dekade 1960-an. Model ini ditenagai mesin Caliber 8R48 yang dirakit secara manual oleh para pembuat jam berpengalaman.
Mesin tersebut mengadopsi sistem column wheel dan vertical clutch, dua fitur yang umum ditemukan pada kronograf kelas atas karena mampu menghasilkan pengoperasian yang lebih presisi dan halus.
Dial berwarna putih dengan tekstur khusus semakin memperkuat nuansa vintage yang menjadi identitas model ini.
3. Seiko Presage Enamel 145th Anniversary Edition
Model ketiga hadir untuk pencinta jam tangan dress watch bergaya klasik.
Desainnya terinspirasi dari jam saku "Timekeeper" yang diperkenalkan Seiko pada 1895. Salah satu daya tarik utamanya adalah penggunaan dial enamel putih yang dibuat melalui proses pembakaran suhu tinggi.
Material enamel dikenal memiliki daya tahan sangat baik terhadap perubahan warna dan korosi, sehingga tetap mempertahankan tampilannya selama puluhan tahun.
Jam tangan ini menggunakan mesin Caliber 6R51 dengan cadangan daya hingga tiga hari serta dipadukan dengan strap kulit yang memberikan karakter vintage yang kuat.
Perbedaan Mesin pada Ketiga Model
Ketiga model mengusung karakter mesin yang berbeda sesuai peruntukannya.
Caliber 6L35 pada King Seiko difokuskan untuk menghasilkan profil jam yang tipis dan elegan. Sementara itu, Caliber 8R48 pada Prospex Speedtimer menawarkan komplikasi kronograf mekanis kelas premium dengan tingkat presisi tinggi.
Adapun Caliber 6R51 pada Presage lebih menitikberatkan pada daya tahan penggunaan harian melalui cadangan daya hingga 72 jam.
Perbedaan tersebut membuat masing-masing model memiliki segmen pengguna yang berbeda, mulai dari kalangan profesional, penggemar olahraga, hingga kolektor yang menyukai desain klasik.
Mengapa Edisi Terbatas Banyak Diburu Kolektor?
Jam tangan edisi terbatas memiliki daya tarik tersendiri karena diproduksi dalam jumlah tertentu dan tidak diproduksi ulang setelah seluruh unit terjual.
Faktor kelangkaan tersebut sering kali menjadi salah satu alasan utama tingginya minat kolektor. Selain nilai historis dan emosional, beberapa model edisi terbatas juga berpotensi mempertahankan nilai jualnya dalam jangka panjang.
Pada koleksi Seiko 145th Anniversary, kombinasi sejarah panjang merek, desain eksklusif, dan mesin mekanis premium menjadikan model-model ini sebagai salah satu rilis yang paling diperhatikan komunitas horologi global sepanjang tahun.
Bagi para kolektor, jam tangan dalam koleksi ini bukan hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu, tetapi juga menjadi representasi perjalanan panjang Seiko selama lebih dari satu abad dalam industri pembuatan jam dunia. (*)
Bagikan