Kamis, 11 Juni 2026 21:22 WIB
Penulis:Pratiwi

(sijori.id) - Bagi banyak pelancong, memilih sepatu saat bepergian sering menjadi dilema. Apakah mengutamakan gaya atau kenyamanan? Pertanyaan itu semakin relevan ketika tujuan perjalanan adalah kota seperti Lisbon, Portugal, yang terkenal dengan jalanan menanjak, batuan cobblestone yang licin, serta suhu musim panas yang tinggi.
Dalam sebuah pengalaman perjalanan selama lima hari di Portugal, sepasang Salomon XT-6 menjadi andalan untuk menghadapi tantangan tersebut. Sepatu yang awalnya dirancang untuk trail running ini kini juga populer di kalangan pecinta fashion berkat desainnya yang modern dan sporty.
Hasilnya, XT-6 mampu menunjukkan performa yang mengesankan, baik dari sisi kenyamanan maupun daya cengkeram.
Menempuh Lebih dari 93 Ribu Langkah
Selama lima hari perjalanan, total langkah yang tercatat mencapai 93.337 langkah. Angka tersebut setara dengan berjalan kaki puluhan kilometer di berbagai kondisi medan.
Lisbon dikenal sebagai salah satu kota paling menantang untuk dijelajahi dengan berjalan kaki. Jalan-jalan sempit yang curam, tangga panjang, hingga turunan tajam menjadi bagian dari keseharian wisatawan yang ingin menikmati keindahan kota tersebut.
Dalam kondisi tersebut, Salomon XT-6 mampu memberikan kenyamanan yang konsisten.
Meski kaki dan otot paha terasa lelah akibat banyak berjalan dan mendaki, tidak ditemukan masalah umum yang sering muncul saat traveling, seperti lecet, nyeri pada telapak kaki, atau rasa pegal pada lengkungan kaki.
Unggul di Permukaan Licin
Salah satu tantangan terbesar di Lisbon adalah permukaan jalan yang terbuat dari batu dan ubin licin.
Bahkan saat cuaca cerah, permukaan tersebut kerap membuat pejalan kaki kehilangan keseimbangan. Namun, outsole berbahan karet dengan lug agresif milik XT-6 terbukti mampu memberikan traksi yang baik.
Material karet menghasilkan tingkat gesekan yang tinggi sehingga membantu menjaga kestabilan langkah, termasuk ketika berjalan di atas batu yang licin atau medan yang tidak rata.
Kemampuan inilah yang membuat XT-6 banyak dipilih tidak hanya untuk aktivitas outdoor, tetapi juga penggunaan sehari-hari di perkotaan.
Ada Catatan Soal Ketahanan
Meski memberikan pengalaman yang sangat positif, bukan berarti sepatu ini tanpa kekurangan.
Pada hari kedua perjalanan, setelah sekitar 40 ribu langkah, beberapa bagian overlay pada upper berbahan mesh mulai terlihat sedikit terangkat.
Kerusakan tersebut tidak sampai mengganggu fungsi sepatu, namun cukup mengecewakan mengingat usia pemakaian saat itu masih kurang dari tiga bulan.
Diduga kondisi cuaca yang sangat panas, dengan suhu mencapai sekitar 33 derajat Celsius (91°F), serta tekanan berulang akibat berjalan di medan menanjak menjadi faktor yang mempercepat pelepasan sebagian lapisan tersebut.
Meski demikian, masalah tersebut tergolong minor dan tidak memengaruhi kenyamanan selama perjalanan.
Layak untuk Traveler Aktif
Secara keseluruhan, Salomon XT-6 berhasil membuktikan reputasinya sebagai salah satu sepatu paling serbaguna di pasar saat ini.
Kombinasi desain yang menarik, kenyamanan untuk berjalan jarak jauh, serta daya cengkeram yang kuat menjadikannya pilihan ideal bagi wisatawan yang gemar menjelajahi kota dengan berjalan kaki.
Bagi mereka yang mencari satu pasang sepatu untuk kebutuhan traveling sekaligus gaya hidup sehari-hari, XT-6 menawarkan paket yang sulit ditandingi.
Meski terdapat sedikit catatan terkait daya tahan pada bagian upper, performa keseluruhan sepatu ini tetap layak mendapat nilai tinggi, terutama bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan selama berjam-jam beraktivitas. (*)
Bagikan