Snow City Singapura Akan Tutup Setelah 26 Tahun Beroperasi
(sijori.id) - Snow City, pusat salju indoor pertama di Singapore, resmi diumumkan akan berhenti beroperasi pada 30 September 2026 setelah melayani pengunjung selama 26 tahun.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Science Centre Singapore pada 19 Mei 2026.
Menurut pihak pengelola, penutupan dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk menjaga agar atraksi dan program yang ditawarkan tetap relevan dengan perubahan minat pengunjung serta perkembangan industri hiburan dan edukasi.
Fokus pada Pembaruan dan Edukasi
Dalam pernyataannya, Science Centre Singapore menyebut langkah tersebut juga selaras dengan misi pendidikan sains dan rencana pengembangan masa depan organisasi.
Selain itu, pihak pengelola memastikan seluruh karyawan Snow City akan mendapatkan dukungan selama masa transisi.
Dari total delapan pegawai tetap, sebagian telah ditawarkan kesempatan relokasi kerja di lingkungan Science Centre Board (SCB).
Sementara pegawai yang memilih bekerja di tempat lain akan memperoleh bantuan penempatan kerja dan kompensasi sesuai aturan ketenagakerjaan yang berlaku di Singapura.
Gelar Program Perpisahan “One Last Snowfall”
Sebelum resmi ditutup, Snow City akan menggelar kampanye perpisahan bertajuk “One Last Snowfall” mulai Juni hingga September 2026.
Dalam periode tersebut, pengunjung dapat menikmati berbagai promo khusus dan pengalaman terbatas, termasuk paket bermain salju selama satu jam serta wahana bumper car.
Harga promo ditawarkan lebih murah dibanding tarif normal, yakni:
- Dewasa: SGD19 (normal SGD27)
- Anak-anak: SGD16 (normal SGD23)
- Ikon Wisata Edukasi di Jurong East
Berlokasi di kawasan Jurong East, Snow City selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata keluarga dan edukasi populer di Singapura.
Atraksi ini menawarkan pengalaman bermain salju dan suhu dingin khas negara empat musim di tengah iklim tropis Asia Tenggara.
Sejak dibuka pada awal 2000-an, Snow City menjadi salah satu ikon wisata indoor yang banyak dikunjungi pelajar, wisatawan, hingga keluarga dari berbagai negara. (*)
