Tidak Ada Kotak Infaq di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

Pratiwi - Senin, 27 Februari 2023 15:19 WIB
Tidak Ada Kotak Infaq di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.

SOLO (sijori.id) — Pengelola Masjid Raya Sheikh Zayed Solo memutuskan tidak menerima infak maupun sedekah dari jemaah masjid. Kebijakan itu diambil karena Uni Emirat Arab (UEA) telah menanggung biaya pengelolaan masjid.

Pembiayaan dari UEA bahkan disebut mengambil porsi mayoritas dalam perawatan masjid. Pos pembiayaan lain berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) via Kementerian Agama dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Solo.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, mengatakan Masjid Sheikh Zayed Solo diproyeksikan menjadi contoh tata kelola masjid yang profesional bagi masjid-masjid lain di Indonesia.

“Hadirnya Masjid Raya Syeikh Zayed Solo diharapkan menjadi prototipe masjid yang dikelola secara profesional, baik idarah (manajemen), imarah (memakmurkan), dan riayah-nya (pemeliharaan),” kata Kamaruddin, dikutip dari Kemenag.go.id, Senin 27 Februari 2023.

Sebagai informasi, biaya perawatan Masjid Sheikh Zayed Solo diperkirakan sekitar Rp20 miliar per tahun. Angka tersebut bisa dibilang menjadi salah satu yang terbesar dalam pengelolaan masjid di Indonesia. Biaya perawatan Masjid Sheikh Zayed Solo diperkirakan hanya lebih rendah dari Masjid Istiqlal Jakarta yang menelan dana Rp35 miliar per tahun.

(*)

RELATED NEWS