tiket pesawat Batam
Kamis, 26 Februari 2026 10:52 WIB
Penulis:Pratiwi

BATAM (sijori.id) — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemerintah Kota Batam menggandeng AirAsia Malaysia untuk membuka rute internasional langsung Batam–Kuala Lumpur. Rute yang menghubungkan Bandara Internasional Hang Nadim (BTH) dan Kuala Lumpur International Airport (KUL) itu dijadwalkan mulai beroperasi pada 13 Maret 2026 dengan frekuensi satu kali setiap hari.
Pengumuman pembukaan rute dilakukan Rabu (25/2) siang di Batam, dihadiri jajaran Pemko Batam, pengelola bandara, perwakilan maskapai, serta pelaku industri pariwisata. Pemerintah daerah menilai konektivitas udara langsung ini menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan arus wisatawan mancanegara (wisman) sekaligus memperkuat ekosistem investasi.
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, mengatakan sektor pariwisata masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. Sepanjang 2025, jumlah wisman yang masuk ke Batam tercatat sekitar 1,6 juta kunjungan.
“Kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam sekitar 24 persen. Dengan tambahan rute langsung Batam–Kuala Lumpur, mobilitas wisatawan dan pelaku usaha akan semakin efisien,” ujar Ardiwinata.
Ia menjelaskan, secara geografis Batam memiliki keunggulan aksesibilitas karena berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia. Selama ini, wisman asal Singapura dan Malaysia menjadi kontributor terbesar kunjungan ke Batam. Selain akses laut melalui pelabuhan internasional, konektivitas udara dinilai krusial untuk memperluas pasar dan menarik segmen wisatawan yang membutuhkan perjalanan cepat.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi, memastikan kesiapan operasional bandara untuk melayani rute baru tersebut. Menurut dia, manajemen telah mengatur slot penerbangan agar tidak terjadi tumpang tindih jadwal (crossing schedule), serta menyiapkan fasilitas check-in, ground handling, hingga dukungan layanan imigrasi.
“Secara operasional kami siap. Slot sudah dialokasikan, fasilitas penumpang dan imigrasi disiapkan sesuai standar pelayanan bandara internasional. Pada penerbangan perdana nanti juga akan ada seremoni penyambutan,” kata Annang.
Rute ini akan dilayani menggunakan pesawat Airbus A320 dengan kapasitas antara 100 hingga 180 penumpang, tergantung konfigurasi kursi. Dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 10 menit, penerbangan langsung ini dinilai kompetitif dibandingkan opsi perjalanan transit.
Berdasarkan jadwal yang dirilis maskapai, penerbangan AK 472 rute Kuala Lumpur–Batam berangkat pukul 08.05 waktu setempat dan tiba pukul 08.15 WIB. Sementara penerbangan AK 471 rute Batam–Kuala Lumpur berangkat pukul 08.45 WIB dan tiba pukul 10.55 waktu setempat.
CEO AirAsia Malaysia, Dato’ Captain Fareh Mazputra, menyatakan pembukaan rute ini merupakan bagian dari strategi ekspansi jaringan internasional di Asia Tenggara serta penguatan konektivitas Indonesia–Malaysia. Saat ini, AirAsia Malaysia mengoperasikan sekitar 19 rute ke Indonesia dengan total angkutan mencapai kurang lebih 3 juta penumpang.
“Batam memiliki potensi besar untuk wisata dan bisnis. Selain itu, Kuala Lumpur adalah salah satu hub utama kami, sehingga penumpang dari Batam dapat melanjutkan perjalanan (fly-thru) ke berbagai destinasi internasional,” ujarnya.
Melalui KUL, penumpang dapat terhubung ke sejumlah kota di Asia dan Eropa seperti Bangkok, Ho Chi Minh City, Almaty, hingga Istanbul. Maskapai juga telah membuka penjualan tiket dengan tarif promosi untuk periode terbang 13 Maret–24 Oktober 2026 sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Rute baru ini memberikan kemudahan perjalanan dan meningkatkan konektivitas antara Kuala Lumpur dan Batam, yang berkembang pesat sebagai pusat bisnis dan destinasi wisata, sekaligus memperkuat keterhubungan antar destinasi utama di Malaysia dan Indonesia.
Malaysia merupakan pasar terbesar bagi Batam, dengan kontribusi lebih dari 25 persen terhadap total kunjungan wisatawan mancanegara pada periode Januari - Agustus 2025. Kehadiran layanan harian ini diharapkan dapat semakin mendorong perjalanan lintas negara serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Batam.
Sepanjang tahun 2025, jumlah kedatangan penumpang internasional di Bandara Internasional Hang Nadim mencapai hampir 140.000 penumpang, meningkat 64 persen dibandingkan tahun 2024. Dengan peluncuran rute ini, AirAsia memperkirakan akan terjadi peningkatan signifikan arus penumpang, dengan proyeksi lebih dari 22.000 penumpang terbang dari dan menuju Batam dalam tiga bulan pertama operasional.
Layanan baru ini menjadi tonggak penting lainnya bagi AirAsia dengan memperluas jaringan menjadi 20 rute, sekaligus memperkuat perannya sebagai penghubung utama antara Malaysia dan Indonesia. Sepanjang tahun 2025, AirAsia telah mengangkut hampir tiga juta penumpang antara kedua negara, yang mencerminkan komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan konektivitas kawasan dan mempererat hubungan bilateral.
Pemko Batam berharap pembukaan rute ini tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisman, tetapi juga memperkuat posisi Batam sebagai pintu gerbang utama pariwisata dan investasi di wilayah Kepulauan Riau. Pemerintah dan maskapai menyatakan akan mengevaluasi respons pasar sebelum mempertimbangkan penambahan frekuensi maupun rute baru di masa mendatang. (*)
Bagikan