Jangan Salah Pakai, Tiap Keju Beda Fungsi

Minggu, 22 Februari 2026 13:55 WIB

Penulis:Pratiwi

keju.jpg

(sijori.id) - Setiap jenis keju punya karakter dan peruntukan berbeda. Salah mengolah, rasa dan teksturnya bisa tidak maksimal. Berikut panduan singkat agar tidak keliru memilih dan menggunakan keju.

Cheddar
Cheddar cheese dikenal dengan rasa tajam dan kuat. Cocok dilelehkan dalam burger atau sandwich. Karakternya yang tegas kurang pas jika “disamarkan” dalam saus yang terlalu kompleks.

Mozzarella
Mozzarella bertekstur lembut dan bercita rasa ringan. Ideal disajikan segar di atas pizza atau salad. Perlakuannya berbeda dengan cheddar; jangan diserut kering seperti keju keras.

Feta
Feta memiliki rasa asin dan tekstur rapuh. Paling nikmat ditaburkan pada salad atau rice bowl. Keju ini bukan untuk dilelehkan seperti mozzarella.

Blue cheese
Blue cheese bercita rasa tajam dan aroma khas. Umumnya dipakai untuk dressing atau topping. Tak perlu banyak, sedikit saja sudah memberi sentuhan rasa kuat.

Brie
Brie bertekstur lembut dan creamy. Bisa dinikmati langsung atau dipanaskan ringan agar semakin lumer. Hindari memotongnya kaku seperti keju blok biasa.

Parmesan
Parmesan adalah keju keras yang telah melalui proses pematangan panjang. Biasanya diparut di atas pasta atau sup untuk memperkaya rasa. Bukan tipe keju yang dilelehkan menjadi saus utama.

Processed cheese
Processed cheese dirancang untuk meleleh halus dan stabil. Cocok untuk grilled cheese atau sajian praktis. Namun, karakter dan prosesnya berbeda dari keju alami.

Memahami karakter tiap keju akan membantu menghasilkan hidangan dengan rasa dan tekstur yang lebih tepat. Jangan sampai salah pakai, karena tiap keju punya peran masing-masing. (*)