Kesehatan mental
Jumat, 30 Januari 2026 11:03 WIB
Penulis:Pratiwi

(sijori.id) - Semakin lama seseorang berdiam di rumah, semakin besar keengganan untuk keluar. Awalnya tampak seperti istirahat, tetapi perlahan justru berubah menjadi kelelahan mental. Pikiran melambat, kecemasan menguat, dan motivasi untuk beraktivitas semakin menipis.
Dalam psikologi, kondisi ini dikenal sebagai mental rumination, yakni keadaan ketika pikiran terus berputar pada masa lalu, mengkhawatirkan masa depan, dan merasa lelah menghadapi kenyataan saat ini. Akibatnya, aktivitas sederhana seperti berjalan sebentar atau menikmati sinar matahari terasa berat.
Kondisi tersebut bukan tanda kemalasan, melainkan sinyal kelelahan mental. Semakin lama seseorang terjebak dalam lingkaran ini, semakin sulit untuk keluar. Rasa enggan bergerak pun kian menguat, seiring dengan beban pikiran yang terus bertambah.
Namun, ada fakta yang sering terlupakan. Seseorang tidak perlu menunggu merasa lebih baik untuk keluar rumah. Justru dengan bergerak, suasana hati dan pikiran perlahan membaik. Duduk di bawah sinar matahari, merasakan angin, atau sekadar berjalan ringan dapat membantu otak kembali merasakan kehidupan di sekitarnya.
Pemulihan tidak selalu dimulai dari istirahat. Dalam banyak kasus, proses penyembuhan justru bermula dari langkah kecil untuk bergerak dan kembali terhubung dengan dunia luar. (*)
Bagikan