Peran Penting Kendaraan Kecil di Bandara, Airport Tug

Sabtu, 18 April 2026 22:02 WIB

Penulis:Pratiwi

airport-tug.jpg
foto: unsplash

(sijori.id) - Di area bandara, sering terlihat kendaraan kecil menarik pesawat berbadan besar. Meski tampak sederhana, kendaraan ini mampu memindahkan pesawat berbobot puluhan hingga ratusan ton. Alat tersebut dikenal sebagai airport tug, salah satu elemen penting dalam operasional penerbangan modern.

 

Mengapa Pesawat Tidak Bergerak Sendiri?

Pesawat sebenarnya dapat bergerak menggunakan mesin jetnya. Namun, menyalakan mesin di dekat terminal atau hanggar berisiko tinggi. Semburan udara panas dari mesin jet (jet blast) memiliki tekanan sangat kuat yang dapat merusak peralatan di sekitar, bahkan membahayakan petugas darat.

Karena itu, setiap pergerakan pesawat di area terbatas seperti apron dan gate biasanya mengandalkan bantuan airport tug untuk menjaga keselamatan dan efisiensi operasional.

 

Rahasia Kekuatan Airport Tug

Kekuatan utama airport tug terletak pada desainnya yang rendah dan berat. Dimensinya dibuat rendah agar dapat menjangkau bagian bawah hidung pesawat (nose gear). Sementara bobotnya yang besar—umumnya menggunakan material baja dan besi cor—menciptakan daya cengkeram tinggi terhadap permukaan tanah.

Daya gesek inilah yang memungkinkan tug menarik pesawat dengan bobot jauh lebih besar dari kendaraannya sendiri.

 

Dua Jenis Utama Airport Tug

Dalam praktiknya, airport tug terbagi menjadi dua jenis utama:

1. Towbar Tug
Jenis ini menggunakan batang logam (tow bar) untuk menghubungkan tug dengan roda depan pesawat. Sistem kerjanya mirip seperti menarik trailer dengan kendaraan.

2. Towbarless Tug
Jenis ini lebih modern. Alih-alih menarik, tug akan mengangkat roda depan pesawat sehingga keduanya bergerak sebagai satu kesatuan. Desain ini memungkinkan manuver lebih fleksibel, terutama di area sempit seperti hanggar.

 

Tulang Punggung Operasional Bandara

Meski jarang mendapat sorotan, airport tug memiliki peran vital dalam menjaga kelancaran lalu lintas pesawat di darat. Tanpa kendaraan ini, proses parkir, keberangkatan, hingga perawatan pesawat akan jauh lebih berisiko dan tidak efisien.

Keberadaannya menjadi bukti bahwa dalam dunia penerbangan, keselamatan dan presisi tidak hanya bergantung pada teknologi di udara, tetapi juga pada sistem pendukung di darat. (*)