Pernikahan yang Jadi Perbincangan Publik Tiongkok

Selasa, 02 Desember 2025 13:43 WIB

Penulis:Pratiwi

china.jpg

TIONGKOK (sijori.id) - Pernikahan pendiri perusahaan teh susu Chagee, Zhang Junjie, dan Gao Haichun, putri tunggal pemilik raksasa energi surya Trina Solar, tengah menjadi sorotan publik Tiongkok. Kabar keduanya akan menikah pada 15 Desember di Hotel Zhongwu, Changzhou, Jiangsu, ramai dibicarakan dan menjadi topik tren di media sosial setempat.

Zhang dan Gao sama-sama berusia 32 tahun. Gao, lulusan Brown University, kerap disebut sebagai “Dewi Surya” karena kecantikannya dan statusnya sebagai pewaris perusahaan energi surya terkemuka. Ia juga menjabat posisi eksekutif di perusahaan keluarganya, yang terdaftar di bursa New York dan Shanghai.

Yang membuat warganet semakin tertarik adalah kisah perjalanan hidup Zhang. Lahir dalam keluarga miskin di Kunming, Yunnan, ia menjadi yatim piatu pada usia 10 tahun. Informasi mengenai penyebab kematian orang tuanya maupun keberadaan kerabatnya tidak pernah dipublikasikan.

Dengan pendidikan yang sangat minim, Zhang mulai bekerja sebagai magang di sebuah kedai teh susu pada usia 17 tahun. Ia baru belajar membaca dan menulis setahun kemudian. Di tempat itu ia meniti karier menjadi asisten manajer, kemudian manajer, hingga supervisor regional. Dalam lima tahun, ia dipercaya menjadi agen sekaligus mitra waralaba merek teh susu tersebut.

Zhang sempat bekerja di perusahaan robotik di Shanghai pada 2015–2017 sebelum mendirikan Chagee pada November 2017. Ia mengambil jalur berbeda dari pesaingnya yang banyak mengandalkan teh susu buah. Zhang memilih menggunakan daun teh segar sebagai bahan utama, terinspirasi dari estetika tradisi teh Tiongkok. Ia bahkan menyampaikan ambisinya untuk menyaingi Starbucks melalui produk teh asal Tiongkok. Kini, Chagee memiliki sekitar 6.000 gerai di dalam dan luar negeri, dan resmi melantai di Nasdaq pada April lalu.

Menurut sejumlah karyawan, Zhang dikenal berdedikasi tinggi. “Sampai sekarang ia tidak membeli mobil atau rumah. Ia tidak terlalu peduli urusan material. Ia hanya ingin meninggalkan warisan berarti dalam hidupnya,” ujar seorang karyawan yang tak disebutkan namanya kepada Jiemian News.

Zhang dan Gao bertemu dalam sebuah acara jaringan pengusaha muda dan resmi mendaftarkan pernikahan pada Juni lalu. Namun, menjelang pernikahan, sebuah rumor lama kembali mencuat—tuduhan bahwa Zhang pernah menikahi putri seorang taipan yang memiliki disabilitas dan memiliki anak dengannya. Rumor tersebut sempat dibawa ke ranah hukum. Pengadilan Shanghai mewajibkan penyebar kabar itu menyampaikan permintaan maaf publik awal tahun ini.

Zhang akhirnya memberikan klarifikasi terbuka pada 21 November melalui media sosial. “Saya merasa perlu berbicara secara jujur. Saya ingin menegaskan bahwa saya tidak pernah menikah sebelum bertemu Haichun. Saya ingin melindungi istri dan keluarga saya dari fitnah yang timbul akibat rumor ini,” tulisnya.

Rencana pernikahan pasangan ini telah menyedot perhatian besar di media sosial Tiongkok, dengan laporan pernikahan mereka ditonton lebih dari 87 juta kali. “Ia memulai dari nol, lalu menikahi perempuan cantik dan kaya. Ia sosok yang diimpikan banyak pria,” tulis salah satu komentar warganet. Yang lain menyebutnya sebagai “jenius bisnis yang melesat cepat,” sementara komentar lain menyamakan kisah hidup Zhang dengan “tokoh utama dalam novel inspiratif yang menjadi nyata.” (*)