Sabtu, 16 Mei 2026 07:19 WIB
Penulis:Pratiwi

(sijori.id) - Vietnam resmi menempati posisi sebagai eksportir kopi terbesar kedua di dunia pada 2025 dengan nilai ekspor mencapai sekitar US$4,15 miliar, berdasarkan data dari Observatory of Economic Complexity (OEC).
Negara Asia Tenggara tersebut berada di bawah Brasil yang masih mendominasi pasar global dengan nilai ekspor sekitar US$14,9 miliar. Sementara Vietnam berhasil melampaui Swiss yang mencatat ekspor kopi sekitar US$3,8 miliar.
Dominasi Kopi Vietnam di Pasar Global
Vietnam dikenal sebagai salah satu produsen utama kopi dunia, terutama untuk jenis Robusta yang menyumbang mayoritas produksi nasional. Selain Robusta, Vietnam juga memproduksi Arabika, meski dalam jumlah lebih kecil.
Posisi Vietnam semakin kuat karena tingginya volume ekspor yang didorong oleh permintaan global yang stabil terhadap kopi Robusta sebagai bahan baku industri.
Bukan Komoditas Ekspor Utama
Meski menjadi salah satu eksportir kopi terbesar dunia, kopi bukan komoditas utama Vietnam. Berdasarkan data OEC, kopi hanya menempati peringkat ke-21 dari sekitar 1.200 jenis barang ekspor negara tersebut.
Komoditas ekspor terbesar Vietnam adalah telepon genggam dengan nilai sekitar US$90 miliar (2024), disusul komputer sebesar US$33,5 miliar, sirkuit terpadu lebih dari US$32 miliar, dan komponen mesin kantor hampir US$24 miliar.
Pemimpin Produksi Kopi Asia-Pasifik
Di kawasan Asia-Pasifik, Vietnam menjadi pemimpin produksi kopi dan merupakan produsen terbesar kedua di dunia setelah Brasil.
Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) memperkirakan produksi Vietnam mencapai hampir 31 juta kantong pada musim 2025–2026, atau sekitar 17 persen dari total produksi global.
Lebih dari 90 persen kopi Vietnam diproduksi di wilayah Central Highlands, yang memiliki musim panen utama antara Oktober hingga Januari.
Pasar Ekspor Utama
Jerman tercatat sebagai negara tujuan ekspor kopi terbesar Vietnam, dengan nilai impor lebih dari US$639 juta pada 2024, menurut data OEC.
Negara lain yang menjadi pasar utama meliputi Italia, Spanyol, Jepang, dan Amerika Serikat.
Indonesia Jadi Pasar Coffee Shop Terbesar di Asia Tenggara
Di sisi lain, Indonesia disebut memiliki pasar kedai kopi modern terbesar di Asia Tenggara dengan nilai sekitar US$1,04 miliar pada 2025, menurut laporan Coffee and Tea Chains in Southeast Asia 2026 oleh Momentum Works.
Perhitungan tersebut tidak memasukkan kedai kopi tradisional seperti warung kopi atau kios kopi instan yang masih dominan di beberapa negara kawasan. (*)
Bagikan