Senin, 23 Maret 2026 10:26 WIB
Penulis:Pratiwi

SINGAPURA (sijori.id) – Perusahaan konstruksi asal Singapura, Woh Hup, resmi ditunjuk sebagai kontraktor utama proyek resort dan kompleks hiburan terbaru milik Las Vegas Sands di kawasan Marina Bay.
Proyek bernilai sekitar US$8 miliar (sekitar S$10,2 miliar) ini merupakan pengembangan lanjutan dari Marina Bay Sands, yang telah menjadi ikon pariwisata Singapura sejak beroperasi pada 2010. Pembangunan fasilitas baru tersebut ditargetkan selesai pada 2030.
Menurut pernyataan resmi perusahaan pada 20 Maret, pekerjaan konstruksi telah dimulai dengan sekitar 5.000 pekerja yang beroperasi sepanjang waktu di lokasi proyek. Skala pengerjaan ini mencerminkan kompleksitas tinggi proyek serta target penyelesaian yang ambisius.
Fasilitas Mewah dan Desain Ikonik
Pengembangan baru yang sementara disebut sebagai IR2 ini akan mencakup menara setinggi 55 lantai dengan sekitar 570 suite hotel mewah. Selain itu, proyek ini juga dilengkapi kasino, arena hiburan berkapasitas 15.000 kursi, ruang pertemuan dan konvensi seluas 200.000 kaki persegi, serta berbagai restoran kelas atas.
Dari sisi arsitektur, proyek ini dirancang oleh Safdie Architects—firma yang juga berada di balik desain Marina Bay Sands. Kompleks baru ini akan memiliki struktur atap khas dengan panorama 360 derajat lanskap kota Singapura, memperkuat identitas visual kawasan Marina Bay sebagai destinasi global.
Alasan Penunjukan Woh Hup
Las Vegas Sands menyatakan bahwa pemilihan Woh Hup dilakukan melalui proses tender yang kompetitif dan komprehensif. Perusahaan dinilai unggul dari sisi kapabilitas teknis, pengalaman dalam proyek kompleks, serta kekuatan dalam manajemen rekayasa dan desain.
Sebagai salah satu perusahaan konstruksi swasta terbesar di Singapura, Woh Hup memiliki rekam jejak kuat dalam proyek-proyek ikonik, termasuk pembangunan Jewel Changi Airport dan Gardens by the Bay. Di kawasan Marina Bay sendiri, perusahaan ini sebelumnya terlibat dalam proyek residensial premium seperti Marina Bay Residences dan W Residences Marina View.
Dampak Ekonomi dan Strategi Jangka Panjang
Ketua dan CEO Las Vegas Sands, Patrick Dumont, menegaskan bahwa penunjukan Woh Hup mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus melibatkan pelaku usaha lokal dalam ekspansi bisnisnya di Singapura.
Dari sisi kontribusi ekonomi, Marina Bay Sands dilaporkan menghasilkan sekitar US$2,64 miliar belanja bisnis tahunan pada 2025, dengan lebih dari 90 persen pengadaan melibatkan perusahaan berbasis di Singapura. Resort terpadu ini juga menjadi salah satu pemberi kerja terbesar dengan lebih dari 12.000 karyawan.
Studi dampak ekonomi menunjukkan bahwa Marina Bay Sands menyumbang sekitar 1,2 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Singapura pada 2025. Secara keseluruhan, dua integrated resort (IR) di Singapura diperkirakan berkontribusi sekitar 1,5 persen terhadap PDB nasional serta menopang puluhan ribu lapangan kerja langsung maupun tidak langsung.
Kinerja positif ini menjadi landasan ekspansi melalui proyek IR2, yang hadir setelah Marina Bay Sands mencatatkan laba kuartalan lebih dari US$1 miliar pada kuartal IV 2025 serta menerima lebih dari 36 juta pengunjung sepanjang tahun.
Bagian dari Transformasi Kawasan Pesisir
Pengembangan ini juga sejalan dengan visi jangka panjang pemerintah Singapura dalam mentransformasi kawasan pesisir selatan. Perdana Menteri Lawrence Wong ранее menyebut proyek ini sebagai bagian dari rencana pengembangan Greater Southern Waterfront, yang akan mengubah sekitar 30 km garis pantai menjadi kawasan hunian, komersial, dan rekreasi terpadu dalam 20 hingga 30 tahun ke depan.
Dengan skala investasi besar dan dukungan infrastruktur kelas dunia, proyek ini diproyeksikan memperkuat posisi Singapura sebagai pusat pariwisata, hiburan, dan MICE (meetings, incentives, conventions, and exhibitions) di kawasan Asia Pasifik. (*)
Bagikan