Wataru Endo
Minggu, 28 Juni 2026 12:58 WIB
Penulis:Pratiwi

(sijori.id) - Kiper Timnas Jepang Zion Suzuki mulai menjadi sorotan setelah tampil impresif pada laga pembuka Grup Piala Dunia 2026 melawan Belanda, Minggu (14/6/2026).
Pertandingan yang berakhir imbang 2-2 itu menghadirkan seluruh gol pada babak kedua. Jepang berhasil mengamankan satu poin berkat sundulan telat Daichi Kamada, sementara Suzuki memainkan peran penting dengan menggagalkan empat peluang emas Belanda sepanjang pertandingan.
Penampilan tersebut semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu penjaga gawang muda terbaik yang kini berkarier di Eropa.
Performa apik Suzuki tidak hanya menarik perhatian di level internasional. Sejumlah klub besar Eropa dikabarkan mulai memantau situasinya, termasuk Bayern Munchen dan Aston Villa.
Media Italia melaporkan Aston Villa mengirim pemandu bakat untuk menyaksikan langsung aksi Suzuki saat menghadapi Belanda di Piala Dunia 2026.
Klub Liga Inggris itu disebut tengah mencari calon pengganti Emiliano "Emi" Martinez, yang santer dikabarkan akan meninggalkan Villa Park pada bursa transfer musim panas ini.
Suzuki bergabung dengan Parma pada Juli 2024 dengan nilai transfer sekitar 7 juta pound sterling.
Sejak tiba di Italia, kiper berusia 23 tahun tersebut telah mencatatkan 57 penampilan bersama Parma di Serie A dan berkembang menjadi salah satu pemain kunci klub.
Pada musim 2025/2026, ia turut membantu Parma mengakhiri kompetisi di posisi ke-13 klasemen Serie A. Dalam 20 pertandingan terakhir, Suzuki juga berhasil mencatatkan lima clean sheet.
Karier profesional Suzuki dimulai bersama klub Jepang Urawa Red Diamonds, tempat ia menimba ilmu selama 11 tahun di akademi sebelum menembus tim utama.
Bersama Urawa, ia tampil dalam 29 pertandingan sekaligus meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk AFC Champions League Elite dan Piala Super Jepang pada 2022, serta Emperor's Cup pada 2021.
Pada musim panas 2023, Suzuki hijrah ke Eropa dengan bergabung ke klub Belgia Sint-Truiden sebagai pemain pinjaman. Penampilannya yang konsisten membuat transfer tersebut dipermanenkan pada Februari 2024.
Beberapa bulan kemudian, Parma merekrutnya secara permanen sebagai bagian dari proyek jangka panjang klub Italia tersebut.
Zion Suzuki lahir di Newark, New Jersey, Amerika Serikat, pada 2002.
Ia memiliki darah campuran dari ayah berkewarganegaraan Ghana-Amerika dan ibu asal Jepang.
Tak lama setelah kelahirannya, keluarganya pindah ke Jepang dan menetap di Urawa. Suzuki awalnya bermain sebagai pemain lapangan mengikuti jejak kakaknya sebelum akhirnya beralih menjadi penjaga gawang saat masih duduk di bangku sekolah.
Kini, namanya semakin diperhitungkan di sepak bola Eropa. Jika transfer ke Aston Villa benar-benar terwujud, Suzuki berpeluang menjadi salah satu kiper Asia dengan karier paling menonjol di Liga Inggris. (*)
Bagikan