Sabtu, 30 Mei 2026 13:12 WIB
Penulis:Pratiwi
Editor:Pratiwi

(sijori.id) - Aktris peraih Oscar asal Malaysia Michelle Yeoh dan kreator serta influencer asal Singapura Mae Tan tampil dalam film terbaru bertajuk The Dazzling Division. Film ini merupakan proyek kampanye terbaru dari rumah jam mewah asal Swiss Richard Mille untuk meluncurkan koleksi jam tangan terbaru mereka, RM HJ-02 In-House Automatic Tourbillon.
Film tersebut dibuka dengan adegan Michelle Yeoh yang mengajukan pertanyaan reflektif, “Is it me or have we lost some of our shine?” Alur kemudian berlanjut mengikuti perjalanan empat perempuan dalam sebuah vila modern yang digambarkan secara surreal dan penuh nuansa mimpi.
Mae Tan berperan sebagai karakter bernama “Green Gambit”, yang dalam salah satu adegan terlihat berada di ruang simbolis ketika ia meraih batu permata hijau sebelum hampir terkena jebakan tanaman Venus flytrap.
Michelle Yeoh sendiri diketahui merupakan duta global Richard Mille dan kerap terlihat mengenakan koleksi jam tangan merek tersebut dalam berbagai acara red carpet internasional. Sementara itu, Mae Tan mengungkapkan melalui Instagram Story bahwa dirinya mengikuti proses audisi untuk film tersebut pada musim panas tahun lalu.
Kampanye ini sekaligus menjadi bagian dari peluncuran koleksi RM HJ-02 yang terdiri dari 12 jam tangan high jewellery edisi terbatas, yang dibagi dalam empat tema warna: pink, violet, biru, dan hijau.
Setiap jam tangan dalam koleksi ini dihiasi hingga 1.399 batu mulia dan batu ornamental. Teknik pemasangan seperti snow setting, grain setting, dan bezel setting digunakan untuk menciptakan komposisi warna yang kompleks dan artistik pada casing berbentuk tonneau khas Richard Mille.
Dari sisi teknis, koleksi ini dibekali mesin otomatis tourbillon calibre CRMT2 yang dikembangkan secara internal. Mesin skeleton tersebut dirancang menyatu dengan case dan dial, serta menampilkan baseplate dari emas putih 18K yang dihiasi batu permata, dengan detail finishing tangan seperti beveling dan microblasting.
Pengembangan koleksi ini disebut memakan waktu lebih dari tiga tahun, dengan sekitar 700 jam pengerjaan untuk setiap unit jam tangan, menjadikannya salah satu karya paling kompleks dalam lini high jewellery Richard Mille. (*)
Bagikan